Ujian di Akhir Tahun 2014

image

  Tahajud saya kali ini dibangunkan oleh suara nada dering Hp yang biasanya saya silent setiap kali akan tidur. Terdengar suara Hari, sopir kami di seberang,”Ibu minta tolong bicara dengan Bapak,”. Perasaan saya campur aduk mendengar nada suara dan telpon di saat yang tidak wajar, “iya Hari, sebentar, bapak saya bangunkan,”. Suami segera mengambil alih hp,”Onok opo Har??,”. Hari melanjutkan,”pak, saya tabrakan, mobil hancur..,”. “Ya Allah, Hariiii.., yok opo seh, kamu ngantuk, koq gak istirahat dhisik koyok biasane, awakmu karo Asep piye, gakpopo??. Hari menceritakan bahwa dia terluka, sedangkan Asep tidak apa-apa, saat pulang kondisi armada terbaru yang Dea Wijaya miliki dan masih berumur 2bulan ini sedang kosong setelah pesanan barang telah diturunkan di Denpasar. Sepanjang perjalanan menuju Gilimanuk keadaan cuaca sedang hujan dan Hari mengaku sedang mengantuk, setelah itu dia menabrak mobil Relaxa dilanjutkan membantingkan diri dan menabrak pohon dengan kerasnya, baik pengemudi relaxa, maupun Asep tidak terluka hanya sopir kami Hari terluka cukup lumayan, tetap Alhamdulillah karena tidak ada korban jiwa, walaupun rasanya badan ini lemas semua. Saya mendengarkan percakapan suami dan Hari dengan tidak henti-hentinya beristighfar, Astaghfirullah, ya Allah ampuni kami, maafkan kelalaian kami..
  Suami segera memutuskan berangkat sambil mengajak pak.Tik montir mobil langganan kami, padahal barusaja suami tidur sekitar 2jam. Sesaat setelah sholat Subuh, pak.Tik datang dan bersama suami segera menyusul Hari ke Bali.
  Ya Allah lindungilah suami hamba saat ini, mudahkanlah urusannya, dan semoga anak buah kami dalam keadaan yang tidak terlalu parah..aamiin

image

“Ya Allah, bukan kehidupan yang mudah, namun kekuatan dan kesabaran yang kami pinta dalam menghadapi setiap uji dan coba”

Advertisements