42th Mine and 17th Ours

I love my age. At my age and place in life, I feel less worried about what people think of me, more confident in my decisions, and more understanding of myself. I am more tolerant of the differences of others in opinions and lifestyles, and I have less need to prove anything to the world. I notice the beauty in so many more things as I’ve aged, and I love that feeling. Alhamdulillah 🙏

Alhamdulillah Sabtu (30/09/2017) bertepatan dengan 10 Muharram, saya masih diberi kesempatan oleh Allah Azza Wa Jalla untuk memasuki umur ke 42 tahun. Usia yang sudah cukup matang untuk memiliki ilmu yang lebih banyak dalam memilih keputusan yang terbaik dan lebih peduli dengan sekitar. Masih banyak harapan yang ingin diwujudkan di umur 42 tahun ini, antara lain lebih taat dan patuh kepada Allah dan Rasul-Nya, terus menerus mengabdi dan membahagiakan orangtua, berbakti kepada suami lebih baik lagi, memberi tauladan terbaik dan membersamai anak-anak, membimbing karyawan dengan lebih sabar, membuka lapangan pekerjaan lebih luas sebagai ladang dakwah dan mewujudkan satu persatu mimpi-mimpi menjadi kenyataan. Intinya usia bertambah, umur berkurang selama Allah masih memberi waktu untuk kita berjuang menjadi lebih baik maka jangan tunda, bersegeralah.

[Allahumma tawwil ‘umurana fi ta’atika wa ta’ati rasulika waj’alna min ‘ibadikas salihina..aamiin]

[01/10/00 – 01/10/17]
A happy marriage is about three things. Memories of togetherness, forgiveness of mistakes and a promise of never give up on each other 💑💞

Dan Alhamdulillah pada tanggal 01/10/2017 ini bertepatan dengan hari Kesaktian Pancasila, pernikahan kami juga memasuki tahun ke 17. Terimakasih ya Allah, 17 tahun pernikahan kami telah berjalan dengan bahagia, walaupun bukan berarti tanpa ujian, tantangan dan hambatan. Di setiap pernikahan pasti ada permasalahan, dan fase-fase berat badai pernikahan itu telah berhasil kami lalui berdua dengan tetap berpegangan tangan erat hingga terhindar dari perceraian. Ingin mengingat sejenak cerita singkat pertemuan dengan papanya anak-anak (hanya ingin mengingat memori indah), sejak masih SMP hingga Kuliah waktu banyak dipergunakan untuk membantu Ibu mengelola toko, dulu saat SMP masih berupa toko kecil di garasi, menginjak kuliah, orangtua sudah mempercayakan toko besar sekelas minimarket bernama “Dea Wijaya” kepada anak beliau yang nomer 2 ini. Alhamdulillah dengan ilmu yang sedikit namun semakin lama semakin bertambah, saya dapat mengendalikan perusahaan dengan baik. Dengan kondisi saya masih kuliah sekaligus bekerja, tentu masa muda saya kurang diisi dengan masa muda yang “bersenang-senang” termasuk hal pacaran. Namun saya yakin Allah Azza Wa Jalla telah menuliskan jodoh saya di Lauh Mahfudz dengan jodoh yang terbaik. Saya hanya fokus berbakti dan membahagiakan orangtua dan memperbanyak ibadah hingga nanti saatnya tiba, jodoh itupun akan datang. Di akhir semester 6 saya di pertemukan dengan calon pasangan hidup melalui telepon nyasar. Sebenarnya bukan “nyasar, berdasarkan cerita pak Suami ini beliau saat itu sedang suntuk dengan UAS, kemudian iseng membuka Yellow Pages untuk coba-coba berhadiah, siapa tau dapat kenalan, karena Dea Wijaya terpasang nomer telpon atas nama saya, dia mencoba memberanikan diri untuk menelepon (gokil nih orang). Singkat cerita Ibu saya tiba-tiba memanggil, “En, ada telpon,”. Kemudian di seberang sana terdengar suara, “aku Indra, yang waktu itu kenalan saat nonton basket”, jiaahhhh, mana ada teman saya namanya Indra, dan saya tidak suka basket, kemudian percakapan berlangsung, walaupun cukup aneh tapi entahlah, rasa penasaran ini begitu besar. Acara telpon menelpon kami lakukan hampir 2 minggu tanpa tau bagaimana bentuk fisik masing-masing, yang pasti dia bernama Agung, mahasiswa semester 8 di universitas Airlangga, dan saya sendiri mahasiswi semester 6 universitas Surabaya, tapi entahlah kami merasa nyaman satu sama lain, benar-benar kuasa Allah. Hari yang telah kami sepakati untuk bertemu telah tiba, dagdigdugser pastinya, Alhamdulillah lancar juga pertemuan kami dan cukup akrab kami berbincang, ketika melihatnya untuk pertama kali, hati ini langsung berkata insyallah ini jodoh saya. Dalam setahun perjalanan kami berdua, saya pun dilamar, hal ini karena menunggu hubby lulus dari kuliahnya, disambung setahun kemudian kami menikah. Tiga buah hati kami telah lahir di tahun 2001 (Belva), 2006 (Reva) dan yang paling bontot 2009 (Mika). Alhamdulillah, terimakasih ya Allah atas segala Rahmat dan Karunia-Mu yang Engkau berikan untuk keluarga kami, semoga di tahun-tahun kedepan kami semakin kompak dalam memperjuangkan mimpi-mimpi kami dan anak-anak hingga mereka menjadi anak-anak Qurrota A’yun yang Shalih dan Shalihah yang kelak sebagai Khalifah di bumi yang berpegang teguh pada Syareat-Mu dan Sunnah Nabi-Mu, bermanfaat bagi umat sekaligus berguna bagi Nusa dan Bangsa..aamiin.

Robbana hablana min azwajina wa dzurriyyatina qurrota a’yun, wa ja’alna lil muttaqina imaama..aamiin 🙏

Advertisements

Happy 20th Anniversary Dea Wijaya

​“There is only one boss. The customer. And he can fire everybody in the company from the chairman on down, simply by spending his money somewhere else”.

-Sam Walton-  


   
   Alhamdulillah, hari ini (06/10/2016) Dea Wijaya tepat berusia 20th. Tumbuh menDewasa, harus selalu siap Belajar darimana saja, terutama dari kesalahan berupa Kritik dan Saran. Terimakasih Customer Dea Wijaya, ditengah gempuran para retailer Raksasa dan persaingan retailer waralaba dengan perkembangannya yang masif, serta krisis moneter yang juga berkali-kali menghampiri, tentu tidak mudah bagi kami untuk bertahan hingga 20th lamanya, kecuali atas rahmat dan karunia Allah Azza Wa Jalla dan dukungan Customer tercinta, We Love You always.

  Selain mempersiapkan Cabang yang pertama, di akhir tahun 2016 ini kami juga sedang membangun fasilitas belanja online sebagai salah satu sarana penjualan yang nyaman bagi customer yang malas keluar rumah atau yang jauh dari jangkauan toko offline kami. Dengan sistem COD, customer tinggal menyiapkan dana dan dibayar setelah orderan telah sampai dirumah. InsyaAllah 2017, Cabang sudah dapat beroperasi dan fasilitas belanja online juga dapat dinikmati oleh para pelanggan tercinta..aamiin

   Dengan semua inovasi baru yang Dea Wijaya kembangkan saat ini, semoga kedepannya kami dapat memberikan layanan yang prima kepada seluruh pelanggan dengan daya upaya terbaik yang Allah Azza Wa Jalla Ridhoi..aamiin.