Antara Gate (B-08) dan Hook (B-21)

“Often, the more money you make the more money you spend; that’s why more money doesn’t make you rich – assets make you rich.”–Robert Kiyosaki


   Alhamdulillah segala puji bagi Allah atas rahmat dan kenikmatan yang telah diberikan kepada keluarga kami. Cabang yang sudah lama kami impikan akan segera menjadi kenyataan. Saat Ruko Pepiland mulai digeber, kami langsung tertarik untuk memiliki, selain lahan yang strategis juga harga yang realistis. Kami mendapatkan posisi Gate dengan harapan kami dapat melakukan dua branding hadap muka dan samping, saat itu kami sudah berfikir untuk langsung mengambil 2 ruko (B-08 dan B-09), mirip dengan Toko Utama kami yang bernomor 88, namun kami maju mundur karena takut Cashflow kami akan terganggu, kenyataannya memang pengembang mundur hingga 1 tahun menuntaskan kewajibannya. Mungkin Allah kurang merestui, dan ruko B-09 laku dalam dua minggu, disaat kami ingin diberi waktu 1 bulan. 

   Finally B-08 telah selesai dan kamipun telah serah terima, namun saat kami melakukan cek dan ricek Ruko, ternyata suhu ruangan begitu panas, Ruko memang menghadap ke Barat dan saat siang dan sore jelas kami merasakan sengatan Matahari dari 2 sisi karena posisi Gate (full kaca), dan kami merasa toko ini kecil sekali. Seketika itu kami tanya pengembang, kira-kira Ruko yang belom laku yang mana ya?, ternyata satu-satunya yang belom laku adalah posisi Hook (B-21). Hook ini tampilan depan seperti 2 ruko, namun kebelakang mengecil seperti 1 ruko, karena posisi tembok perbatasan dengan kompleks perumahan kami (wisma permai) posisinya miring dan dibelakang B-21 ini akan dibangun rumah juga yang merupakan perumahan Pepiland yang nantinya akan dibangun setelah semua Ruko finalisasi dan sold out. Dengan pertimbangan luas toko, dingin karena menerima panas hanya dari depan, tambahan luas parkiran karena bisa menghadap dinding pembatas perumahan, jika masih diberi keluasan rezeki, kami akan berencana membeli rumah yang bisa ditembuskan toko sebagai tambahan ruang, persiapan perluasan toko juga sebagai tabungan investasi. 

   Selagi menunggu B-21 siap untuk ditempati sebagai Baby Shop, sebagai sarana juga untuk menyiapkan kak Reva sebagai kader, maka B-08 akan kami sewakan sementara waktu. Jika Allah meRidhoi cita-cita kak Belva sebagai dokter, insyaallah seperti yang tertulis dalam peta impian yang dibuat kak Belva (saat SMP) menjadi Spesialis Anak, maka B-08 nantinya siap dipergunakan sebagai klinik. Sebagai dokter pun kak Belva harus bisa menjadi dokterpreneur, dan jika Allah meRidhoi dia bisa membuka usaha “Rumah Imunisasi”. Namun jika Allah berkehendak yang lainpun, B-08 siap digunakan untuk usaha yang lainnya. Yang terpenting bagi kami adalah menyiapkan investasi untuk bekal anak-anak kelak, selain pendidikan yang terbaik. 

   Selalu kami tekankan kepada anak-anak kami untuk dapat berperan sebagai sebaik-baiknya Khalifah yang berpegang teguh pada Qur’an dan Sunnah, mengemban tugas dari Allah Azza Wa Jalla untuk turut serta memakmurkan Bumi sebagai manusia yang bermanfaat bagi umat. Sebagai pengusaha merupakan salah satu upaya untuk membuka lapangan pekerjaan seluas mungkin, turut membantu perekonomian umat khususnya, juga bangsa dan negara. Semoga Allah Azza Wa Jalla senantiasa meRidhoi cita-cita kami sekeluarga..aamiin

Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar. (QS.[4]. An Nisaa‘: 9)  


Tetiba Mika Sesak Nafas

   

   Menjelang dini hari Jumat (24/02/2017) Mika mendadak terbangun dari tidur pulasnya dan berusaha mengeluarkan dahak batuknya dengan susah payah, diikuti nafas yang tersengal-sengal. Ya Allah, kenapa adek, jerit saya tertahan, pikiran mulai kemana-mana (apa adek kesambet?), mulai meluncur deras doa dari mulut saya, sebisa yang saya hafal. Suami dalam kondisi masih terjaga langsung mengajak kami berdua menuju Rumah Sakit. Sempat saya sarankan untuk menelpon kakaknya yang kebetulan dokter, tapi melihat kondisi Mika yang susah bernafas dan hanya bisa menangis, kami langsung tancap gas dengan meninggalkan 2 kakak perempuan Mika di rumah. Bergegas masuk UGD dan dokter jaga segera tanggap. Mika langsung diperiksa dan di Nebul, Alhamdulillah tidak lama kemudian nafas pun lancar. Dokter sempat bertanya apakah ada alergi?, saya alergi kulit dan suami sedikit ada rewel di pernafasan, seperti tiap pagi bersin namun tidak sampai sesak, tapi 2 saudara suami baik kakak perempuan maupun kakak laki memang memiliki asma. Diagnosa awal dokter, ada dahak batuknya yang menyumbat, namun dokter juga mencurigai ada asma yang disebabkan alergi, namun semua itu butuh pemeriksaan lebih lanjut. Setelah Nebul pertama habis, dokter memeriksa ulang dan ternyata masih terdengar bunyi ngik-ngik, dokter kembali memberi Nebul yang kedua. Setelah selesai Nebul kedua, dokter memberi resep, jika obat habis dan ada keluhan sesak diharapkan untuk kontrol kembali dan dilakukan pemeriksaan lanjutan untuk kecenderungan alerginya. Ada 4 macam obat yang diberikan, antibiotik, anti alergi, anti sesak dan obat batuk. 

   Pengalaman pertama buat saya dan suami, selama memiliki buah hati hingga 3 anak, tidak pernah mereka mempunyai penyakit yang serius, apalagi sampai opname, jangan sampai ya Allah, saya selalu berdoa, memohon kesehatan untuk seluruh keluarga. Mencoba untuk memberikan terapi alergi buat Mika dengan mengurangi kandungan alergen berdasarkan pengalaman saya yang pernah mengikuti terapi alergi kulit. Selain itu mengurangi berat badan sekaligus terapi dengan olahraga berenang yang harus dirutinkan. Semoga adek Mika kedepan senantiasa sehat..aamiin


اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ وَاشْفِهُ وأَنْتَ الشَّافِي لاَ شِفَآءَ إِلاَّ شِفَاؤُكَ شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا

ALLAHUMMA RABBANNAASI ADZHIBIL BA’SA WASY FIHU. WA ANTAS SYAAFI, LAA SYIFAA-A ILLA SYIFAAUKA, SYIFAA-AN LAA YUGHAADIRU SAQOMAA

Artinya: “Wahai Allah Tuhan manusia, hilangkanlah rasa sakit ini, sembuhkanlah, Engkaulah Yang Maha Penyembuh, tidak ada kesembuhan yang sejati kecuali kesembuhan yang datang dari-Mu. Yaitu kesembuhan yang tidak meninggalkan komplikasi rasa sakit dan penyakit lain”. (HR Bukhari dan Muslim)

Archery in 2017 Resolutions

   Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahuanhu bahwa Rasulullah SAW bersabda,”Segala sesuatu yang di dalamnya tidak mengandung dzikrullah merupakan perbuatan sia-sia, senda gurau, dan permainan, kecuali empat (perkara), yaitu senda gurau suami dengan istrinya, melatih kuda, berlatih memanah, dan mengajarkan renang.” (HR. An-Nasa’i). Diperkuat lagi oleh khalifah Umar bin Al-Khattab radhiyallahuanhu yang berkata,”Ajari anak-anakmu berenang, memanah dan berkuda”.


   Sejak berumur 7tahun kak Reva memiliki keinginan besar untuk berlatih memanah, entahlah mendapat ide darimana tapi sepertinya dia terobsesi serial anak Sophia the First di saluran tv Disney Channel, Sophia seorang putri yang pintar menunggang kuda dan pandai memanah. Untuk urusan berkuda kak Reva lebih berani dibanding 2 saudaranya, sejak kecil hingga sekarang secara berkala dia menunggang kuda di tempat yang agak jauh dari rumah, tepatnya di Trawas. Untuk urusan les memanah kami sudah coba daftar ke KONI, ternyata memanah ada syarat minimal umur yaitu 9th, mungkin karena panahan menggunakan anak panah yang ujungnya tajam dan tentu saja itu berbahaya. Kak Reva pun kecewa dan akhirnya kami berinisiatif untuk memberikan les musik saja. 

  Waktu berlalu tanpa terasa, kak Reva sudah berada di klas 5 SD, saat inilah extrakulikuler panahan di sekolah mulai di adakan untuk pertama kalinya, tentu saja dengan sangat antusias kak Reva mendaftarkan diri dan keinginan kak Reva untuk berlatih memanah kembali menggebu. Sembari mengatur waktu akhirnya kami bersepakat mendaftarkan kak Reva ke KONI Jatim untuk les panahan, di hari minggu dan sesekali sabtu. Terpaksa mengambil les privat karena les reguler yang biayanya jauh lebih murah di adakan di sore hari sekolah, padahal anak-anak berada di fullday school. Dan ternyata adek Mika yang belum cukup umur untuk panahan (belum 8th) sudah diperbolehkan mendaftar, mungkin karena laki-laki atau bongsor?? Kami tidak tau pasti, dan karena adek Mika tertarik juga, kami pun mendaftarkan mereka berdua. 

  

  Olahraga Panahan memang tidak murah, selain peralatan panah Standart Bow yang harus dimiliki secara personal, karena ukuran Busur berbeda tiap orang, yang dinilai berdasarkan dari segi keahlian, berat dan tinggi badan, terpaksa harus membeli 2 macam Busur, milik Mika bermerk “PILOT” dan milik kak Reva bermerk “Cartel Sirius” dan kedua anak ini juga harus mengumpulkan akte kelahiran guna mengurus dokumen kepemilikan peralatan panahan yang termasuk senjata tajam. Dua bulan ini anak-anak berlatih, sesekali mama dan papa ikutan hanya untuk urusan photografi a.k.a pencitraan (..hahaha). Alhamdulillah, mereka sangat bersemangat, sebentar lagi kak Reva akan mengikuti seleksi untuk mendaftar sebagai Atlet Panahan, sementara di sekolahpun dia telah ditunjuk oleh Coachnya sebagai Ketua extra panahan untuk jenjang 5, setelah berhasil mengalahkan peserta yang lain. Untuk adek Mika, masih sebagai sarana berolahraga saja, belum ada target untuknya sampai umur 9th. Tetap semangat anak-anak, mama dan papa yakin kalian akan menjadi atlet panahan yang berprestasi..aamiin



“You must not only aim right, but draw the bow with all your might”.-Henry David Thoreau- .

Amor Royalty 2017, goes to Japan! 

   Alhamdulillah, Amor Royalty yang sempat vakum setahun di 2016, tahun 2017 ini kembali memberikan Reward untuk toko kami Dea Wijaya berupa 2 tiket perjalanan wisata ke Jepang. Untuk kesekian kalinya, kami adalah satu-satunya retailer Pribumi dan selama 3x Amor Royalty, bersama Bravo grup, kami adalah 2 peserta yang konsisten memenangkan Reward ini, 2014 (USA-Canada), 2015 (Portugal-Spain) dan di 2017 insyaAllah Jepang. Entahlah ini firasat atau bukan, tulisan penutup saat menceritakan perjalanan reward Amor Royalty 2015, tentang harapan mendapat kesempatan berkunjung ke negara Sakura, ternyata terkabulkan, semoga ini adalah wujud keRidhoan Allah Azza Wa Jalla atas usaha, doa dan impian yang tengah kami perjuangkan. Bagaikan dejavu, sesaat memperoleh Amor Royalty 2015, di tahun 2013 juga sempat membayangkan perjalanan ke Eropa untuk melihat secara dekat jejak-jejak kejayaan Islam disana yang terilhami tulisan Hanum Rais berjudul 99 Cahaya di langit Eropa. Alhamdulillah dalam kurun waktu 2tahun, Allah telah mewujudkannya, padahal saat itu tujuan awal wisata Amor Royalty 2015 adalah Yunani dan Turki, dikarenakan faktor Krisis Moneter dan issue tentang ISIS, maka perjalanan diganti menuju Portugal dan Spanyol, meski tidak ada Cordoba dan Granada dalam itinerary perjalanan kami di Spanyol, namun kami sempat mampir ke Zaragoza dan menemukan beberapa jejak-jejak Islam disana. 

   Jika biasanya wisata Amor Royalty mengunjungi 2 negara, kali ini hanya 1 negara saja, mungkin karena keadaan perekonomian yang belum stabil, namun patut kami apresiasi, Frisian Flag sebagai perusahaan besar sangat menghargai perjuangan kami, para retailer dan distributor dalam membantu penjualan produk mereka di Indonesia. InsyaAllah wisata ke Jepang terscedul di bulan Maret sekitar tanggal 21 hingga 26, semoga tidak ada perubahan, karena pada kalender pendidikan anak-anak, mereka akan menghadapi Ulangan Akhir Tema (UTS) yang dilaksanakan tanggal 27 Maret. Persiapan fisik akan dimulai dari sekarang, dengan berolahraga secara teratur, baik itu jalan kaki maupun berenang (termasuk resolusi penurunan BB di tahun ini..hiks), selain itu persiapan dana dan tak kalah penting persiapan fotografi nya (karena belum tentu kami memiliki kesempatan lagi), namun yang paling penting dari semuanya adalah semakin rajin berdoa agar tercapai semua impian yang dihajatkan kepadaNya. Terimakasih ya Allah atas segala rahmat dan karunia yang telah Engkau berikan kepada kami, hingga setiap tahun Engkau ijinkan kami berdua menikmati keindahan ciptaanMu. 

When you have “faith in Allah”, you have “confidence”. You can doubt about your abilities, but you can always be sure of Allah!”


Bye 2016 and Welcome 2017

   

“2016 was about realizing some things. 2017 will be about doing great things”.

  
   Alhamdulillah hari terakhir di 2016, tersisa beberapa menit menuju 2017 kalender Masehi. Setiap akhir tahun selalu ada catatan berupa evaluasi juga resolusi. Tahun 2016 ini memang bagaikan rollercoaster buat kami, terutama tentang Dea Wijaya. Diawali dengan cerita tuntutan pajak yang datang sepulang kami dari Hongkong, hingga berakhir dengan Tax Amnesty. Masalah cabang yang akhirnya belum bisa dibuka karena pengembang yang bisa dikatakan wanprestasi, menjanjikan ruko selesai februari-mei, ternyata hingga 2016 akan berakhir, ruko belum kunjung selesai dan berakibat menyewa Gudang sebagai tempat meluapnya stok karena gudang toko tidak sanggup lagi. Betapa banyak pengeluaran tahun 2016 ini, akibat satu rencana gagal mengakibatkan timbulnya kebijakan yang lain. Tetap berharap awal tahun 2017 ruko sudah selesai dan cabang segera di buka..aamiin

   Catatan tentang evaluasi dan Resolusi terhadap diri sendiri merupakan ritual tahunan, sejauhmana keberhasilan dan kegagalannya, diantaranya:

(1).Spiritual, resolusi 2016, perbanyak jumlah rakaat sholat sunah, sejauh ini masih tertib untuk witir, tahajud kedodoran, letak kesalahannya karena witir dikerjakan selepas sholat Isya, yang menyebabkan tahajudnya malas, inilah resolusi 2017 yang wajib diperbaiki, selebihnya rawatib masih berjalan baik, kecuali untuk Dhuhur sering malas-malasan, biasanya faktor dikejar waktu, alasan yang mengada-ada bukan..hiks. Puasa Senin-Kamis kedodoran, wajib diperbaiki di 2017 ini. Untuk mengaji apalagi, setelah lulus Mengaji Tilawati di sekolah anak-anak dan mendapat sertifikasi Ustadzah, kenapa mengajinya justru semakin jembret tak terhingga, hanya memprioritaskan Al-Kahfi di hari Jumat selain itu absen (duh..parah!). 2017 selain merutinkan membaca Al-Quran juga memaksa diri untuk mengikuti kajian Tafsir di hari Senin dan kajian Hadist (Bulughul Maram) di hari Jumat yang diadakan di sekolah anak-anak.

(2).Kesehatan, stress adalah satu-satunya tersangka dalam kenaikan berat badan dan timbulnya alergi yang sejak 2012 tidak pernah menghampiri. Resolusi 2017, kembali menata lifestyle hidup sehat, kurangi carbo dan minum yang manis, olahraga teratur meski dirumah sebagai latian awal menuju diet “Ketofastosis” yang sedang happening, itu kalo punya keberanian diri sih..hihihi. 

(3).Keluarga, Alhamdulillah di 2016 semakin rajin memasak, semua ini akibat sekolah kak Belva yang beraliran public school tanpa ada menu makan siang dari sekolah, jadi setiap pagi masakan sudah siap tersedia, selain sarapan untuk keluarga juga sebagai bekal makan siang kak Belva. Sekarang untuk memperkaya ilmu memasak cukup instal cookpad sudah sangat lengkap. Alhamdulillah raport anak-anak di semester pertama cukup bagus, kak Belva yang biasa jadi jawara, sekarang berada di rangking 5 karena persaingan yang maha berat, maklum kelas akselerasi, untuk kak Reva sepertinya butuh les, karena si mama sudah tidak mampu mengajari di klas 5 ini, karena materi semakin tidak masuk akal banyaknya. Alhamdulillah adek Mika sangat bagus progressnya di klas 2 ini dibandingkan di klas 1 dulu. Di 2017 tetap semangat anak-anak hebat, insyaAllah di semester dua akan lebih baik lagi. Dan semoga Cabang segera dibuka dan kalian mulai dilibatkan, terutama buat kak Reva sebagai kader mama dan papa.

(3).Usaha “Dea Wijaya”, Meski dihantam krisis dan ditengah gempuran persaingan baik toko waralaba maupun klas raksasa, Alhamdulillah masih dapat bertahan, walau profit terus berkurang namun tak sampai merugi. 2016 berencana cabang namun gagal karena pengembang tidak menepati janji, semoga di 2017 dapat terlaksana, selain itu kami juga telah siapkan toko online, sebagai alternatif bagi customer kami yang belum dapat menjangkau toko offline kami. Alhamdulillah awal 2017 akan kami buka dengan perjalanan keluar negeri, kali ini giliran Jepang sebagai Reward dari susu Bendera atas prestasi yang telah kami raih. Harapan di 2017 semua yang tengah berjalan maupun yang direncanakan dapat berjalan dengan lancar dan barokah..aamiin. 

“We will open the book. Its pages are blank.  We are going to put words on them ourselves. The book is called opportunity and it’s first chapter is New Year’s Day.” – Edith Lovejoy Pierce.

Prestasi pertama di Jenjang SMA

  “Speech is power: speech is to persuade, to convert, to compel. It is to bring another out of his bad sense into your good sense”. Ralph Waldo Emerson

  Alhamdulillah, terimakasih ya Allah atas segala rahmat dan karunia-Mu, dengan segala keridhoan-Mu, kak Belva berhasil meraih juara ketiga dalam ajang lomba Pidato Bahasa Inggris dengan tema “Securing Students Morality in A Globalized Era” yang diselenggarakan oleh Sidoarjo Education Expo di hari Rabu (26/10/2016). Prestasi ini merupakan yang pertama yang diraih oleh kak Belva di semester awal kelas 10 di SMA 1 Taman. 

  Sejak awal di bukanya Pameran pendidikan, dimana semua sekolah baik negeri dan swasta se kabupaten Sidoarjo turut berpartisipasi dalam acara ini, saat tehnical meeting nama kakak sudah diajukan oleh para guru untuk diikutkan ajang Speech Contest. Padahal biasanya untuk kategori lomba bahasa, jelas kelas bahasa yang paling diutamakan, namun kali ini Alhamdulillah kak Belva yang notabene kelas IPA, mendapat kepercayaan menjadi Duta Sekolah, mungkin atas rekomendasi guru bahasa Inggris yang mengetahui kemampuan kak Belva dikelas. Bangganya kami terhadapmu Nak, kami berharap dimanapun kamu berada teruslah bersemangat dalam meraih prestasi dan semoga Allah Azza Wa Jalla senantiasa meRidhoi..aamiin. 

Happy 20th Anniversary Dea Wijaya

“There is only one boss. The customer. And he can fire everybody in the company from the chairman on down, simply by spending his money somewhere else”.

-Sam Walton-  


   
   Alhamdulillah, hari ini (06/10/2016) Dea Wijaya tepat berusia 20th. Tumbuh menDewasa, harus selalu siap Belajar darimana saja, terutama dari kesalahan berupa Kritik dan Saran. Terimakasih Customer Dea Wijaya, ditengah gempuran para retailer Raksasa dan persaingan retailer waralaba dengan perkembangannya yang masif, serta krisis moneter yang juga berkali-kali menghampiri, tentu tidak mudah bagi kami untuk bertahan hingga 20th lamanya, kecuali atas rahmat dan karunia Allah Azza Wa Jalla dan dukungan Customer tercinta, We Love You always.

  Selain mempersiapkan Cabang yang pertama, di akhir tahun 2016 ini kami juga sedang membangun fasilitas belanja online sebagai salah satu sarana penjualan yang nyaman bagi customer yang malas keluar rumah atau yang jauh dari jangkauan toko offline kami. Dengan sistem COD, customer tinggal menyiapkan dana dan dibayar setelah orderan telah sampai dirumah. InsyaAllah 2017, Cabang sudah dapat beroperasi dan fasilitas belanja online juga dapat dinikmati oleh para pelanggan tercinta..aamiin

   Dengan semua inovasi baru yang Dea Wijaya kembangkan saat ini, semoga kedepannya kami dapat memberikan layanan yang prima kepada seluruh pelanggan dengan daya upaya terbaik yang Allah Azza Wa Jalla Ridhoi..aamiin.