Wisuda kak Belva dan kak Reva sebagai 10 Wisudawan Terbaik

Wahai anakku, bagi yang menghendaki akhirat, kuncinya adalah ilmu. Bagi yang menghendaki dunia, ilmu jualah syarat utamanya. Dengan semua ilmu yang telah kamu peroleh, mama papa doakan selalu, semoga dirimu dapat menggenggam dunia dan menempatkan akhirat di hatimu. Selamat hari wisuda nak, semoga Allah memberikan kesuksesan serta keberkahan dunia dan akhirat..aamiin

Selasa pagi ini (15/05) tepat sehari sebelum puasa ramadhan dimulai, sekolah kak Belva menggelar Wisuda kelulusan bertempat di hotel Utami, Juanda. Sehari sebelumnya juga telah diumumkan hasil Nilai UNBK yang diwarnai dengan ramainya berita di media massa dan sosial betapa hancurnya nilai UNBK tahun ini, apalagi bukan karena soal-soal HOTS (High Order Thinking Skills), soal-soal yang seharusnya untuk Sbmptn ternyata tahun 2018 ini sudah diuji cobakan untuk SMA hingga SD. Hasilnya keseluruhan siswa SMA di Jawa Timur yang dinyatakan lulus UNBK hanya 28% saja, sisanya tidak lulus, mengenaskan. Nilai UNBK sendiri tidak berpengaruh langsung terhadap kelulusan siswa, karena menuju PTN mereka hanya membutuhkan tes Sbmptn namun untuk Sekolah Kedinasan, nilai UNBK ini sangat penting dan harus berstatus lulus, jika tidak lulus, maka tahun depan dapat melakukan remidi UNBK, selain itu status siswa yang lulus dan tidak, sangat berpengaruh pada Akreditasi Sekolah. HOTS tidak diajarkan oleh semua sekolah, selain itu program baru sekolah lebih concern belajar soal-soal Detik-Detik yang biasa dipake acuan setiap tahunnya, sedangkan HOTS lebih mengedepankan penalaran soal.

Alhamdulillah nilai UNBK kak Belva masih jauh lebih baik, dengan nilai rata-rata 8 (32,75), memang nilainya lebih rendah daripada UNBK saat SMP (33,85) kemarin, namun kak Belva berada di peringkat 6 di kelas Aksel, dan nilai Kimia tertinggi di kelas IPA secara keseluruhan. Meski tiket Snmptn lepas, saat wisuda nama kak Belva sempat nongol di akhir acara pengumuman siswa yang diterima di Perguruan Tinggi baik Negeri maupun Swasta. Memang untuk tahun ini banyak ujicoba dari Dikbud, selain soal HOTS, perubahan sistem penilaian Sbmptn juga tentang pengurangan kuota Snmptn, hingga menyebabkan siswa aksel yang diterima di PTN sangat sedikit, dikelas kak Belva sendiri hanya 8 dari 21 siswa. Masih banyak teman kak Belva yang masih harus berjuang lagi di jalur penerimaan mahasiswa yang lain, bersyukurnya kak Belva sudah memiliki Kampus, meski swasta tapi dengan akreditasinya A. Alhamdulillah acara Wisuda berlangsung dengan sukses dan lancar.

Sabtu pagi (02/06) acara wisuda kak Reva gantian di gelar, di salah satu ruangan di Masjid Al Akbar, yang sudah menjadi langganan Wisuda SDI Raudlatul Jannah setiap tahunnya. Meski belum ada pengumuman kelulusan dan nilai USBN, acara berlangsung meriah. Saat acara wisuda juga diumumkan siswa dan siswi teladan kelas 6, dan itu bukan kak Reva, tapi kak Reva tetap anak yang teladan di mata Mama dan Papa sayang..hiks. Ada salah satu pesan yang disampaikan motivator dakwah yang diundang pihak yayasan, yang memang kebetulan sebagai Konsultan PI Raudlatul Jannah. Beliau berpesan ada 3 ilmu di dapat selama SD 6 th ini, yaitu (1).ilmu yang agak penting, yaitu 3 mapel yang Unaskan, dianggap agak penting karena hanya berperan dalam kehidupan dunia saja, (2).ilmu yang penting, yaitu ibadah, baik itu sholat, puasa dan ibadah-ibadah sunah lainnya, yang harus senantiasa istiqomah dikerjakan sepanjang hayat dan terakhir, ilmu yang terpenting (3).Aqidah yang lurus (Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in, hanya kepada Allah, kami menyembah dan hanya kepada Allah, kami meminta pertolongan), jangan sampai nanti selepas meninggalkan SD anak-anak lepas dari lurusnya aqidah yang telah terbentuk selama bersekolah di SDI Raudlatul Jannah.

Acara kak Reva berlanjut lanjut di hari Senin (4/06) kembali kami diundang ke Sekolah untuk pengumuman kelulusan dan nilai USBN, termasuk didalamnya Penghargaan Wisudawan Terbaik. Undangan pagi ini tepat pukul 08.00, kami para orangtua dikumpulkan di Hall SD, diawali bacaan Al Quran dan dilanjutkan dengan sambutan Kepala Sekolah yang mengumumkan Kelulusan 100%, dengan nilai USBN tertinggi yang “hanya” 28.2, karena memang secara keseluruhan nilai USBN SD juga turun karena adanya soal-soal HOTS. Sempat berfikir buruk, berapa nilai kak Reva jika yang tertinggi hanya sekian, padahal sebelumnya target yang kami sepakati berdua adalah 26, dan minimal yang harus di capai 25, mengingat beratnya dia membagi waktu antara Sekolah dan Panahan. Setelah itu anak-anak kami yang sebelumnya berada diluar kelas, telah masuk Hall kembali sambil membawa amplop berisi nilai USBN, Kemudian Ustadz kesiswaan meminta anak-anak didampingi para orangtua membuka bersama-sama amplop tersebut. Selanjutnya Ustadz mengumumkan “10 Wisudawan Terbaik” yang menurut penilaian Ustadz/dzah adalah Siswa dan Siswi yang secara Spiritual mereka kuat jurus langitnya, baik itu Puasa dan Sholat Sunah, Sedekah, juga Adab terhadap para ustadz/dzah juga sangat baik. Sampailah kemudian ustadz mengumumkan nama 10 Wisudawan Terbaik, yang dimulai dari nomer 10, Beliau mengatakan,”nama siswi ini diawali dengan huruf “D”, yaitu Danica Najaah Syareefa, dengan total nilai 26.9″. Kami benar-benar tidak menyangka, baik saya maupun kak Reva sendiri, dia bisa mendapatkan prestasi segemilang itu, karena disaat teman yang lain berkutat dengan buku-buku, kak Reva justru harus berjibaku dengan turnamen demi turnamen bahkan sesaat sebelum USBN berlangsung dia juga getol berlatih mempersiapkan agenda PORKAB, hingga sempat cidera, apalagi saat pelaksanaan USBN hari pertama, mama dan papa nya ini juga sedang mengantarkan kak Belva ke Jogja untuk mengikuti tes Ujian Masuk UII tahap kedua. Bangganya kami sama kamu kak Reva, dengan Beasiswa ini berarti kamu dibebaskan dari membayar Uang Pangkal masuk SMPI Raudhatul Jannah, mengikuti jejak kak Belva saat SMP dulu. Padahal saat akhir tahun lalu Mama sempat melobi Kepala Sekolah untuk menukar deretan Medali dari turnamen ke turnamen yang kak Reva jalani tapi tidak berhasil, karena SK Beasiswa lebih mementingkan Akademis dengan memberi syarat “10 nilai terbaik USBN” yang berhak mendapatkan Free Uang Pangkal. Namun Allah Maha Berkehendak nak, Allah memberikan Karunia kepada hamba-Nya yang memang pantas menerimanya, meski deretan Medali non Akademis tidak berlaku, justru Allah menggantikanya dengan Medali “10 Wisudawan Terbaik”. Alhamdulillah

Terimakasih anak-anak Mama dan Papa yang hebat, yang selalu membuat Orangtua bangga, semoga dengan segala prestasi yang kalian raih tidak membuat kalian sombong, justru semakin tawadhu, selalu ingat bahwa hanya karena rahmat Allah Azza Wa Jalla semata kalian bisa seperti ini. Insyaallah kedepan kalian semakin berprestasi, tetap istiqomah dalam ibadah dan senantiasa berpegang teguh pada syariat Islam dimanapun kalian berada..aamiin

Advertisements

7 thoughts on “Wisuda kak Belva dan kak Reva sebagai 10 Wisudawan Terbaik

  1. Wah rasanya manis banget melihat ada ibu yg mengabadikan momen2 bersama anaknya begini, semoga nanti bs jd bacaan ketika mereka besar

    selamat utk kak Belva dan Reva 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s