Tetiba Mika Sesak Nafas

   

   Menjelang dini hari Jumat (24/02/2017) Mika mendadak terbangun dari tidur pulasnya dan berusaha mengeluarkan dahak batuknya dengan susah payah, diikuti nafas yang tersengal-sengal. Ya Allah, kenapa adek, jerit saya tertahan, pikiran mulai kemana-mana (apa adek kesambet?), mulai meluncur deras doa dari mulut saya, sebisa yang saya hafal. Suami dalam kondisi masih terjaga langsung mengajak kami berdua menuju Rumah Sakit. Sempat saya sarankan untuk menelpon kakaknya yang kebetulan dokter, tapi melihat kondisi Mika yang susah bernafas dan hanya bisa menangis, kami langsung tancap gas dengan meninggalkan 2 kakak perempuan Mika di rumah. Bergegas masuk UGD dan dokter jaga segera tanggap. Mika langsung diperiksa dan di Nebul, Alhamdulillah tidak lama kemudian nafas pun lancar. Dokter sempat bertanya apakah ada alergi?, saya alergi kulit dan suami sedikit ada rewel di pernafasan, seperti tiap pagi bersin namun tidak sampai sesak, tapi 2 saudara suami baik kakak perempuan maupun kakak laki memang memiliki asma. Diagnosa awal dokter, ada dahak batuknya yang menyumbat, namun dokter juga mencurigai ada asma yang disebabkan alergi, namun semua itu butuh pemeriksaan lebih lanjut. Setelah Nebul pertama habis, dokter memeriksa ulang dan ternyata masih terdengar bunyi ngik-ngik, dokter kembali memberi Nebul yang kedua. Setelah selesai Nebul kedua, dokter memberi resep, jika obat habis dan ada keluhan sesak diharapkan untuk kontrol kembali dan dilakukan pemeriksaan lanjutan untuk kecenderungan alerginya. Ada 4 macam obat yang diberikan, antibiotik, anti alergi, anti sesak dan obat batuk. 

   Pengalaman pertama buat saya dan suami, selama memiliki buah hati hingga 3 anak, tidak pernah mereka mempunyai penyakit yang serius, apalagi sampai opname, jangan sampai ya Allah, saya selalu berdoa, memohon kesehatan untuk seluruh keluarga. Mencoba untuk memberikan terapi alergi buat Mika dengan mengurangi kandungan alergen berdasarkan pengalaman saya yang pernah mengikuti terapi alergi kulit. Selain itu mengurangi berat badan sekaligus terapi dengan olahraga berenang yang harus dirutinkan. Semoga adek Mika kedepan senantiasa sehat..aamiin


اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ وَاشْفِهُ وأَنْتَ الشَّافِي لاَ شِفَآءَ إِلاَّ شِفَاؤُكَ شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا

ALLAHUMMA RABBANNAASI ADZHIBIL BA’SA WASY FIHU. WA ANTAS SYAAFI, LAA SYIFAA-A ILLA SYIFAAUKA, SYIFAA-AN LAA YUGHAADIRU SAQOMAA

Artinya: “Wahai Allah Tuhan manusia, hilangkanlah rasa sakit ini, sembuhkanlah, Engkaulah Yang Maha Penyembuh, tidak ada kesembuhan yang sejati kecuali kesembuhan yang datang dari-Mu. Yaitu kesembuhan yang tidak meninggalkan komplikasi rasa sakit dan penyakit lain”. (HR Bukhari dan Muslim)

Advertisements

2 thoughts on “Tetiba Mika Sesak Nafas

  1. Pengalaman kakak Mika mirip Teona sekarang. Namun Teona memang batuk berdahak, gak bisa mengeluarkan. Sekalinya keluar dalam bentuk muntah dahak. Sekali saja dinebu, lanjut minum obat. DSA bilang cuaca Jakarta memang sedang tidak bersahabat untuk anak2. Semoga semua diberikan kesembuhan dan kesehatan ya. Syafakillah.

    • Aamiin, makasih mom Frany maaf baru balas, baru d install ulang, kmren sibuk ke Jepang..hehehe, Alhamdulillah Mika tidak kambuh sesaknya, karena saya terapi alergi sendiri, sementara stop ikan dan seafood, ayam juga terbatas, lebih banyak konsumsi daging. Semoga adek Teona sehat selalu juga ya..aamiin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s