Selamat datang Kelas Percepatan

“Sometimes what you want, isn’t what’s best for you. ALLAH is the best of planners, so trust His decision, be patient & say Alhamdulillah”





  Hari Sabtu, 25 Juni 2016 hadir pertama kali sebagai walimurid SMA Negeri 1 Taman, Sidoarjo memenuhi undangan rapat Sosialisasi Program Sekolah. Dalam rapat ini membahas tentang kurikulum, termasuk juga dana pembangunan oleh komite. Dan dalam rapat ini barusaja saya mengetahui jika ada kelas percepatan atau Akselerasi bagi jurusan study IPA, juga tentang dana pembangunan sebesar 4juta yang merupakan hasil dari total dana pembangunan dibagi jumlah walimurid siswa, saya dulu berfikir jika sekolah negeri itu gratis, ternyata hanya milik Surabaya bukan Sidoarjo, dan sebaliknya program kelas Aksel berlaku di Sidoarjo bukan Surabaya karena telah dihapuskan sejak 3tahun yang lalu. Sebelum rapat usai, hasil psikotes diumumkan, kak Belva berada diurutan ke-4 dengan skor IQ 136 (no.1,2 skor IQ 143 dan no.3,4,5 skor IQ 136). Alhamdulillah kak Belva sejauh ini masuk sebagai calon penghuni kelas Aksel. Sempat membaca di internet syarat kelas Aksel memang harus ber IQ tinggi, minimal 130, namun untuk memenuhi quota kelas hingga skor IQ 125 pun masih bisa di terima. Saat menerima kabar ini, kak Belva sedang mendaftarkan diri di sekolah kawasan tetangga, yaitu Surabaya, saya pun menyarankan untuk batal saja, karena Allah sudah memberikan kelas Aksel ini, namun kak Belva masih penasaran. Baiklah kak, terserah kamu nak, setelah melalui tes, hasilnya pun gagal bukan karena skor nilai yang kurang, namun terkena quota 1% dari luar Surabaya. Nilai akhir milik kak Belva 239, sedangkan nilai terendah SMAN 15 hanya 226, pun SMAN 16 hanya 223. Yach, sudahlah kak, Allah sudah memberikan yang terbaik, InsyaAllah. Kecewa?? Tentu tidak, kak Belva merasa ikhlas dan senang sudah masuk di sekolah negeri, walau kawasan pinggiran. Namun insyaAllah kualitas lulusan tidak kalah dengan kawasan tengah kota.


  

  Dari 32 orang yang terpilih mengikuti psikotes kedua, 1 orang mengundurkan diri, entah apa alasannya. Kemudian hasil psikotes kedua terjaring 27 orang, terdiri dari 9 siswi dan 14 siswa, terakhir dilanjutkan dengan tes wawancara. Dan dalam tes wawancara ada yang sedikit membuat kak Belva bertanya-tanya, karena tertinggal 4orang tanpa tes wawancara dan itu merupakan skor terendah di kelas aksel ini. 

  Tes wawancara di agendakan ditengah MOS yang sekarang diganti istilahnya menjadi  MPLSPDB. Sudah tidak ada lagi atribut konyol dan tugas yang tidak masuk akal, hanya tugas-tugas yang mudah seperti menulis dan membawa tanaman. Kak Belva senang sekali selama MOS ini melihat syariat Islam dibudayakan dengan baik di Smanita, seperti kemarin saat diminta berkenalan, kakak OSIS mereka menyarankan untuk berjabat tangan untuk yang sesama jenis dan menangkupkan tangan di dada untuk yang berlawanan jenis kelamin, selain itu  waktu Sholat pun selalu diutamakan tepat waktu di Masjid sekolah dengan tempat wudhu yang sudah terpisah, belum lagi istirahat pagi yang setengah jam itu cukup bagi kak Belva untuk melaksanakan Sholat Dhuha. Alhamdulillah, begitu banyak kemudahan bagi kak Belva menjalankan ibadah dan syariat yang telah ia pegang teguh sejak SD. Saat MOS ini siswa sudah diharuskan memilih ekskul sesuai minatnya, sekali lagi Alhamdulillah, Smanita memiliki ekskul PMR (tidak semua SMA memilikinya)  yang memang saya sarankan untuk kak Belva ikuti, karena masih berhubungan dengan fakultas yang ingin dia tuju nanti di jenjang Universitas, paling tidak dia sudah mengetahui dasar-dasar P3K. Dan ternyata kak Belva berminat juga mengikuti ekskul KIR (karya ilmiah remaja) yang banyak mengexplore pengetahuan dan penelitian.

  Undangan kedua sebagai undangan walimurid kelas Khusus (Akselerasi), yang membahas kurikulum kelas khusus, spp yang berbeda juga tentang komitmen. Spp berbeda karena kelas khusus diberikan fasilitas berbeda, guru terbaik, kelas terlengkap dan lain-lain yang tidak dimiliki kelas reguler, namanya kelas unggulan, semua serba unggul, ini namanya JER BASUKI MAWA BEA..hahaha, Alhamdulillah saja, yang penting kak Belva sangat senang dan antusias, merasa tertantang untuk bersaing di kelas unggulan. Sebelum rapat usai, kami selaku orangtua siswa aksel diminta menandatangani surat pernyataan akan mendukung secara total agar anak kami selesai tepat waktu dan masuk PTN dengan sukses, mengingat pengalaman kakak kelas banyak yang gagal dan kembali ke kelas reguler, tersisa separuh saja di tahun kedua, sedangkan berita baiknya lulusan pertama (kak Belva angkatan ke-3 kelas aksel) sebanyak 16orang, 14orang diterima di PTN. Dan dalam rapat tersebut, kembali 3siswa mengundurkan diri dengan alasan tidak sanggup karena mereka memiliki banyak kegiatan di luar sekolah sebagai passion mereka. Salut dengan anak-anak ini, mereka telah mengetahui apa yang mereka mau dan dapat mengukur kekuataan diri sendiri. Selaku orangtua, kami menyempatkan diri saling berkenalan, sekali lagi kemudahan akan didapatkan kak Belva saat harus belajar kelompok, karena tempat tinggal kami berdekatan, paling jauh dapat kami tempuh sekitar setengah jam, mungkin cerita akan berbeda jika kak Belva diterima di SMAN 1 Sidoarjo, dimana wilayahnya setingkat kabupaten, tempat tinggal siswa nya juga tersebar luas yang pastinya akan membutuhkan waktu dan tenaga anjem yang berlebih..hiks. 

  Ya Allah, semoga segala kemudahan buat kak Belva ini adalah jawaban atas doa-doa hamba agar kak Belva mendapatkan sekolah yang Engkau Ridhoi, karena selama ini hamba memang tidak meminta sekolah favorite ataupun branded, namun selalu Ridho dan Ridho yang hamba mohonkan padaMu. Ya Allah, semoga di Smanita, khususnya kelas Akselerasi ini kak Belva akan mendapatkan pendidikan terbaik, senantiasa terjaga ibadahnya dan tetap istiqomah dalam menjalankan SyariatMu..aamiin. 

Advertisements

13 thoughts on “Selamat datang Kelas Percepatan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s