Danica and Friend in RJMB 2016

  Sabtu pagi (06/02), kembali kak Rev (Danica Najaah Syareefa) menjajal peruntungan di ajang pencarian bakat di sekolah bernama RJMB “Raudhatul Jannah Mencari Bakat”. Sebenarnya kak Rev tidak terlalu berminat dengan ajang ini, dia masih sedikit trauma dengan kegagalannya saat final diajang yang sama 2tahun lalu, tepatnya di kelas 2. Akibat paksaan wali kelasnya, ustadzah Sundari, kak Rev pun menyanggupi, karena sudah pernah mengikuti ajang ini dan mencapai final maka kak Rev tidak boleh lagi mendaftar solo sebagai keyboardist, harus dengan konsep “duo/band” dengan menggandeng vocalist.
  Hmm..menemukan vocalist yang tepat tentu tidak semudah membalik tangan..hiks. Syarat yang diberikan ustadzah Sundari agar mencari teman duo terdekat dari rumah sehingga memudahkan dalam latihan. Padahal menurut saya, kak Rev harus menyediakan waktu lebih untuk menentukan vocalist, kebetulan saat ajang bakat yang dulu banyak vocalist bertebaran, harusnya kak Rev menggandeng salah satu dari mereka, sayang tidak satupun dari mereka yang tinggal dekat dengan rumah.

image

  Terpilihlah nama Desty, teman sejak toddler kak Rev yang kebetulan saat di SD ini barusaja dipertemukan kembali dalam satu kelas di 4C. Rumah Desty tidaklah jauh, kami berada dalam satu komplek perumahan berbeda blok. Menurut kak Rev, saat kecil dulu Desty sempat mengikuti les vocal, namun lebih banyak mengikuti ajang fashion show, pastinya Desty terbiasa menguasai panggung, harapannya kalo jadi vocalist dia harus tampil atraktif (baca: endel..hehehe).
  Tepat seminggu sebelum audisi, kak Dewi, guru les musik anak-anak memberikan lagu “Let it Go”, mengajari hanya dalam 1x itu saja, selanjutnya kak Rev dan Desty belajar sendiri. Waktu yang hanya seminggu tadi mungkin hal yang mudah buat kak Rev dalam memainkan keyboardnya, walau kak Rev sendiri sudah vakum les keyboard lebih dari setahun. Tapi tidak dengan Desty, lagu ost Frozen ini, cukup sulit dihafalkan dan memiliki range oktaf yang luas..hiks. Finally, dengan inisiatif saya sendiri, terpaksa verse dan bridge hanya dimainkan masing-masing sekali dan untuk chorus diulang hingga 2x, terdengar aneh..pasti, namun tetap optimis.

image

  Tibalah hari yang dinanti, audisi berlangsung dengan konsep yang berbeda dengan 2tahun lalu, dimana semua bakat dijadikan satu, kali ini dibeda-bedakan, antara musik, gambar, drama, karya ilmiah, komedi, komik dll, hal ini dikarenakan peserta yang semakin bertambah seiring bertambahnya murid sekolah Raudlatul Jannah. Kak Rev dan Desty termasuk dalam kategori “Musik”, dimana mereka harus menghadapi pesaing sebanyak 20an peserta, dengan latarbelakang berbeda-beda, ada pianis, drummer, angklung, keybordist dan Kak Rev merupakan satu-satunya peserta Duo. Sembari menunggu antrian tampil, saya pun beredar, sambil melihat kans kak Rev diajang ini, mempersiapkan mentalnya agar tidak down seperti 2tahun lalu. Dan ternyata, konsep RJMB telah berubah dengan meniadakan semifinal, setelah audisi, 2minggu setelahnya langsung final, meaning???..rontoknya peserta jelas dalam jumlah besar, padahal disaat yang sama peserta meningkat, persaingan semakin ketat, sedangkan latian tidak maksimal (hanya satu minggu). Melanjutkan obrolan dengan sang EO acara RJMB, menurut beliau hal ini disebabkan agenda sekolah yang semakin padat, ada lomba-lomba baru yang harus segera dilaksanakan, seperti English Competition (oh..i see).
  Saat melihat mereka tampil tidak maksimal, vocalist tampak tegang dan tidak banyak bergerak (baca: demam panggung), membuat ciut nyali, maklum latihan hanya satu minggu, apalagi konsep RJMB terbaru akan semakin memperkecil kans kak Rev dan Desty.
  Pesan Mama, tetaplah optimis dan tetap semangat ya nak, jika tahun ini gagal, tahun depan kita coba lagi dengan mempersiapkan segala sesuatunya lebih awal, banyak berlatih dan jangan lupa untuk berdoa.

Keberhasilan dicapai oleh orang yang pantang menyerah, yang selalu bangkit dan mencoba lagi walau berkali-kali terjatuh. #hikmah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s