Promo Dea Wijaya yang tak terBACA

Dari Rifa’ah Ibnu Rafi’ r.a. bahwa Rasulullah saw pernah ditanya: Pekerjaan apakah yang paling baik?. Beliau bersabda: “Pekerjaan seseorang dengan tangannya dan setiap jual-beli yang bersih”. (HR Al-Bazzar.)”

Menurut kitab Fiqih Mazhab Syafi’i, yang dimaksud dengan jual beli adalah menukarkan barang dengan barang atau barang dengan uang, dengan jalan melepaskan hak milik dari seseorang terhadap orang lainnya atas dasar kerelaan kedua belah pihak.

  Kemarin disaat program promosi berakhir di tanggal 18/02/2014, tiba-tiba ada customer menuliskan komplainnya di Page sebanyak 2x di status yang berbeda. Beliau menanyakan tentang perbedaan harga produk Scott Emulsion di kasir dengan harga promosi yang tercantum di Page kami dan beliau barusaja menyadarinya setelah tiba dirumah.

image

  Waduh ibu, seharusnya saat bertransaksi anda teliti dengan produk-produk yang sedang atau tidak sedang dipromosikan, apapun itu, kebiasaan menyepelekan akan berbuah penyesalan dikemudian hari. Jika melihat kasus seperti ini bisa saja kami cuek karena posisi kami berada di pihak yang benar, promosi telah berakhir di tanggal 18/02 dan ibu Yanti bertransaksi di tanggal 21/02 dan fatalnya memang beliau tidak memperhatikan transaksi jual-beli tersebut. Bisa saja kami ambil sikap cuek bebek atau menjelaskan bahwa kami tidak sedang promo, sehingga harga kembali normal, namun kami tidak tega. Kebetulan produk ini akan kami promosikan kembali di tanggal 23/02-02/03, karena selain stok yang berlebih kami mendapatkan harga yang spesial, dengan menjual produk dengan harga normal maka profit kami terlalu tinggi.

image

  Produk seperti Scott Emulsion bukan produk fast moving dan merupakan pengalaman pertama kami untuk memainkan produk obat-obatan seperti ini. Keberhasilan Dea Wijaya dengan konsep Promonya melalui Facebook menarik banyak supplier yang ingin bekerjasama dengan memberikan fasilitas berupa harga yang kompetitif dan jangka waktu pembayaran yang spesial, dengan harapan Dea Wijaya dapat membantu omset penjualan suatu produk.
  Kembali pada kasus ibu Yanti tersebut, rasanya kami tidak mampu untuk cuek, selain kami tidak terbiasa dengan profit yang tinggi terlebih lagi stok produk yang masih berlimpah, satu-satunya alasan yang paling kuat adalah rasa iba, beliau membeli cukup banyak yaitu 6pc, mungkin harapan beliau dapat menjualnya lagi dengan harga lebih murah, namun beliau membuat kesalahan dengan tidak membaca masa berlaku Promo produk tersebut. Padahal secara berkala dalam meetingpun selalu saya tekankan untuk kasir agar selalu menanyakan kepada customer yang membeli suatu produk dengan jumlah yang tidak wajar disaat toko sedang tidak ada promo, hanya untuk memastikan bahwa customer paham dengan harga yang berlaku saat itu. Namun kasir juga manusia, apalagi dengan kemampuan yang terbatas atau mungkin sikap EGP juga sangat mempengaruhi cara bekerja mereka, kalaupun saya ingin menetapkan sistem Reward and Punishment rasanya juga tidak tega..haduh!!.
  Finally, semoga kasus ibu Yanti tidak terulang kembali, berharap kepada semua customer dan trader untuk lebih cermat dalam bertransaksi, dan yang terpenting adanya kerelaan dari keduabelah pihak atas jual-beli yang dilaksanakan. Ada Ridho Allah yang kami cari disana, bermanfaat bagi sesama adalah salah satu cara kami, tidak ingin mendzalimi maupun didzalimi, memiliki integritas baik dimata pelanggan kami, karena hubungan ini bukan sekedar hubungan bisnis semata. Lebih jauh lagi sebagai wujud rasa syukur kami, telah ditunjuk oleh Allah sebagai distributor Rezeki agar dapat menjalankan peran khalifah dibumi..aamiin

Pedagang yang jujur & terpercaya akan dibangkitkan bersama para Nabi, orang-orang shiddiq & para syuhada” (HR. Tirmidzi)

Advertisements

7 thoughts on “Promo Dea Wijaya yang tak terBACA

    • Wah..maap mbak, baru balas, kq gak ada notif ya??..
      Iya sepertinya beliau lihat di page, gak liat di rak, karena untuk produk obat tidak di pajang dirak tapi masuk etalase mbak, mungkin beliau nya kePDan borong karena dianggap masih promo..hiks
      Tapi masalah ini sudah selesai, kemaren saat komplen, beliau langsung menyadari kesalahannya, tapi ya tetep tak kasih harga promo mbak, kasian..hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s