AMOR Royalty from FFI – part 5 (New York City, USA)

H. FINALLY..NEW YORK CITY!!!

  New York adalah salah satu negara bagian Amerika Serikat yang terletak di wilayah (region) antara Atlantik Tengah dan Timur Laut dari Amerika Serikat. New York City dikenal dengan sejarahnya sebagai pintu gerbang para imigran untuk masuk ke Amerika Serikat dan statusnya sebagai pusat keuangan, budaya, transportasi, dan manufaktur. New York memiliki 5 wilayah bagian yang di sebut Borough, yaitu Manhattan, Brooklyn, Queens, the Bronx, and Staten Island yang menjadikan New York sebagai negara bagian yang berpenduduk nomor tiga terbesar di Amerika Serikat. New York berbatasan degan negara bagian Vermont, Massachusetts, Connecticut, dan Pennsylvania, dan berbagi perbatasan air dengan with Rhode Island seperti juga perbatasan internasional dengan provinsi-provinsi Canada yaitu Quebec dan Ontario. New York memiliki lima kota besar, yaitu : New York City (kota terbesar di Amerika Serikat), Buffalo, Rochester, Yonkers, dan Syracuse.

wpid-dsc_1043-1.jpg.jpeg

DSC_0896

  Jadi dari kemarin meski kami berpindah-pindah kota mulai Corning, Niagara Falls yang berbatasan dengan Canada pun masih dalam wilayah New York hanya saja berbeda wilayah Borough.

DSC_1045 (1)

DSC_1041

  Dan saat ini kami mulai memasuki Manhattan, yang merupakan salah satu Borough wilayah New York. Manhattan (New York County) adalah Borough yang paling padat penduduknya dan merupakan rumah bagi Central Park dan sebagian besar gedung pencakar langit kota ini. Sebagian besar borough ada pada Manhattan Island, di mulut Sungai Hudson. Beberapa pulau-pulau kecil juga merupakan bagian dari wilayah Manhattan, termasuk Randall Island, dan Roosevelt Island di East River, Liberty Island ke selatan di New York Harbor. Manhattan adalah pusat financial administrasi kota dan berisi markas banyak perusahaan besar, Markas Besar PBB, sejumlah universitas penting, dan Uptown. Uptown Manhattan dibagi oleh Central Park ke Upper East Side dan Upper West Side.

DSC_0895

  Bus Tour membawa kami menuju Manhattan melalui Lincoln Tunnel, yaitu terowongan sepanjang 1,5 mil di bawah Sungai Hudson, yang menghubungkan Weehawken, New Jersey dan Midtown Manhattan, New York City. Dan segera kami menuju tempat wisata National Liberty Statue untuk naik kapal menuju Patung Liberty. Sepanjang perjalanan, tidak berhenti orang-orang menyapa,” Assalamualaikum Ukhty,”.. Alhamdulillah, maknyes rasanya, begitu senang didoakan oleh banyak saudara muslim yang sama sekali tidak saya kenal. Benar ungkapan bahwa “JILBAB ADALAH IDENTITAS SEORANG MUSLIMAH”, mereka dengan sangat mudah mengenali saya sebagai seorang muslimah.

DSC_0899

A. PATUNG LIBERTY

wpid-dsc_0953.jpg

  Liberty Enlightening the World, lebih dikenal dengan nama atau dalam bahasa Indonesia, adalah Patung berukuran raksasa yang terletak di Pulau Liberty, di muara Sungai Hudson di New York Harbor, Amerika Serikat. Patung ini dihadiahkan Perancis untuk Amerika Serikat pada akhir abad ke-19 dan merupakan suatu simbol selamat datang untuk pengunjung, imigran dan orang Amerika yang kembali. Patung perunggu yang diresmikan pada tanggal 28 Oktober 1886 ini merupakan hadiah seratus tahun kemerdekaan Amerika Serikat dan merupakan ungkapan persahabatan antara kedua negara.

DSC_0915

wpid-dsc_0926.jpg

  Pemahat patung adalah Frederic Auguste Bartholdi dan Gustave Eiffel (desainer Menara Eiffel) merancang struktur penyangga dalamnya. Patung Liberty adalah salah satu lambang AS yang paling terkenal di seluruh dunia, dan melambangkan kemerdekaan dan kebebasan dari tekanan. Dan pada tanggal 1984 patung Liberty masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO.

wpid-dsc_0923.jpg

wpid-dsc_0933.jpg

  Bergegas kami memasuki kapal yang akan mengantarkan kami ke Pulau Liberty dimana patung Liberty berada. Kami segera menaiki kapal yang memiliki 2lantai, antrian cukup panjang dan disertai pemeriksaan yang cukup ketat, semua jaket, jam tangan dan hape pun di periksa. Setelahnya kami segera menaiki kapal dan langsung naik menuju lantai 2, MasyaAllah pemandangannya sangat menakjubkan namun dengan cuaca yang sangat dingin, kami hanya sebentar diatas, berfoto ria dan segera balik lagi kebawah, membeli kopi, sepertinya memang hanya kopi sahabat kami selama di Amerika, tak terhitung berapa gelas sehari, karena sebagai sarana mengusir hawa dingin yang menusuk tulang.

wpid-dsc_0956.jpg

  Sampailah kami di pulau Liberty,Tak lama, hanya sekitar setengah jam kami pun sampai, begitu ramai suasana dengan berbagai jenis ras, bahasa dan warna kulit kami berkumpul disini, semua ingin menyaksikan secara langsung kemegahan patung Liberty. Untuk memperoleh view terbaik dengan berlatar belakang kota Manhattan sejenak kami mengantri.

wpid-dsc_0967.jpg

DSC_1027 (1)

DSC_1017

  Luas sekali dan hampir kesuruhan kawasan dapat mengambil angle kota Manhattan terssebut, hanya saja untuk membidik Twin Tower yang sekarang bernama One World Trade Center sedikit memerlukan ketepatan tempat agar dapat secara simetris terabadikan. Kemudian lanjut berfoto2 di depan patung Liberty..MasyaAllah, kami berdua tidak pernah menyangka akan sedekat bahkan berfoto disini didepan patung Liberty, karunia Allah yang Maha Besar, berfoto di depan Ka’bah adalah keinginan terbesar saya, namun Allah memberikan Liberty terlebih dahulu secara cuma-cuma..Alhamdulillah

  Karena selama di Amrik belum banyak oleh-oleh yang kami beli, maka kami lanjutkan belanja oleh2 di tempat sovenir, selisih dengan kaki lima memang lumayan, tapi karena Roy, tour leader kami tidak pernah mengijinkan saya belanja di China Town akibatnya harus membeli sovenir dengan harga lebih mahal. Tempat paling favorite memang toko Sovenir, clumat-clumut tak terasa membengkakkan anggaran..hahaha

  Liberty Statue telah selesai kami kunjungi, segera kami menuju New York Times Square.

wpid-dsc_0034.jpg

TIMES SQUARE

wpid-dsc_0146.jpg

wpid-dsc_0013.jpg

  Times Square adalah nama persimpangan jalan utama di Manhattan, New York City, Amerika Serikat. Persimpangan ini adalah tempat bertemunya jalan Broadway dan Seventh Avenue, dan mencakup kawasan antara West 42nd hingga West47th Street. Kawasan di sekeliling Times Square yang disebut disebut Theatre District mencakup blok-blok dari timur ke barat antara Sixth Avenue dan Eighth Avenue, serta antara West 40th dan West 53rd Street dari utara ke selatan. Kawasan ini merupakan bagian sebelah barat dari distrik bisnis dan perdagangan yang disebut Midtown Manhattan.

wpid-dsc_0166.jpg

wpid-dsc_0032.jpg

  Persis di tengah Times Square terdapat Gedung One Times Square yang dinding luarnya dipasangi papan iklan dan televisi berlayar lebar. Persimpangan Times Square dulunya bernama Longacre Square, namun nama persimpangan ini diganti menjadi Times Square sejak bulan April 1904 setelah harian The New York Times pindah ke Gedung Times yang baru selesai dibangun. Gedung Times lalu berganti nama menjadi One Times Square hingga sekarang ini.
  Setiap malam tahun baru di Gedung One Times Square dilangsungkan upacara tahunan penurunan Bola Times Square. Times Square sering disebut “Persimpangan Dunia” atau “Great White Way” (arti harfiah: Jalan Terang Yang Agung), dan telah mencapai status sebagai markah tanah yang terkenal di dunia sekaligus simbol kota New York dan Amerika Serikat.

DSC_0023

  Times Square tempat berkumpulnya berbagai etnis dari penjuru dunia, tempat syuting bagi para aktris Amerika termasuk yang paling sering adalah Glee. Kami di berikan waktu 3jam, tapi berhubung badan sudah sangat lelah, dan takut tersesat, kami berdua lebih banyak duduk-duduk di center of Times Square sambil melihat orang berlalu-lalang. Tidak terbersit sedikitpun untuk shopping selain mencarikan oleh-oleh untuk anak-anak, yang tidak tersedia di Indonesia semacam Jake and The Neverland Pirates. Untuk toko Sovenir, harga yang ditawarkan saya rasa lebih mahal, pun dikaki lima, dan PKL -PKL itu masih dikuasai oleh ras Chinesse yang berjualan pernak-pernik, accesoris, sedangkan beberapa kulit hitam, mereka lebih banyak berjualan topi, baju, pashmina, jaket. Dan sekali lagi kami tidak berbelanja lagi, sudah cukup rasanya kami membawa oleh-oleh buat keluarga dan beberapa teman dekat. Kalaupun nanti kurang saya rasa di Indonesia pun ada toko yang khusus menjual pernak-pernik sovenir Luar Negeri.

wpid-dsc_0160.jpg

DSC_0148

  Sesekali hubby mengajak berjalan-jalan hanya di sekitar Gedung One Times, sepanjang mata memandang banyak terlihat tokoh kartun dan Super Hero berlalu lalang, jika ingin berfoto atau mengambil gambar mereka jangan lupa untuk siapkan beberapa dolar, dan kami berdua tidak melakukannya, hanya berusaha memotret dari jauh atau kalau beruntung kami akan mendapatkan foto mereka dalam jarak dekat..hahaha (gak mau rugi). Kami pun sempat melewati Planet Hollywood dan masih dengan antrian yang mengular beserta teriakan-teriakan ABG cewek-cewek sebaya kak Belva, kami berdua yakin benar bahwa akan ada artis semacam One Direction akan manggung disana. Berjalan lagi melihat sekilas ada Syuting Film, entahlah film apa, kami tidak tertarik untuk melihatnya. Berjalan lagi melihat kerumunan orang mengantri untuk melihat pertunjukkan Opera, dan saya sama sekali awam dengan para pemainnya..hehehe.

DSC_0192

wpid-dsc_0195.jpg

wpid-dsc_1062.jpg

  Waktu berjalan begitu cepat, kami kembali ke tempat awal yang disetujui untuk Bus menjemput kami dan segera membawa kami untuk makan malam dan kembali ke Hotel. Badan terasa sangat lelah, kepala mulai berdenyut-denyut dan kaki berasa mau patah..hiks, Kami merasa lapar sangat, karena kami tidak berani asal membeli makanan di sana, hanya membawa bekal air minum saja.
  Roy mulai mengintruksikan apa yang harus kami lakukan besok pagi, berkemas dan pulang ke Indonesia. Menyiapkan paspor dan visa, menimbang oleh-oleh tiap koper, agar mempermudah kami jika terjadi overweight. Malam berlalu begitu cepat dan pagi pun menjelang.
Saatnya kami angkat kaki dari negeri Paman Sam, InsyaAllah kita akan berjumpa lagi, di masa yang akan datang..aamiin

I. Damn, I Love Indonesia

  Matahari pagi ini sedang malu-malu menampakkan diri, udara dingin menusuk tubuh, rintik-rintik hujan dan angin sedikit membuat repot kami turun dari Bus yang membawa kami ke Airport JFK. Setelah melalui berbagai pemeriksaan baik visa-paspor, bagasi dan body finally kami masuk ke dalam Pesawat Airbus yang super jumbo menuju Abu Dhabi. Penumpang yang hanya sedikit tidak sebanding dengan besarnya pesawat membuat kita nyaman, kami bisa selonjoran, banyak yang 3seat untuk tidur sendiri, malu-maluin saja orang-orang kita ini..wkwkwk

  Penerbangan 15jam akan kami mulai, mungkin karena sudah terlatih dengan keberangkatan kami kemarin juga ditunjang oleh pesawat yang besar dan nyaman, sepertinya penerbangan ini sangat kami nikmati atau karena faktor kecapekan ya, bisa juga. Mendarat di Abu Dhabi pada siang hari, kondisi cuaca sangat panas, maklum negara gurun, setelah melalui pemeriksaan dan tidak begitu detil berlawanan dengan saat menuju Amerika kami memasuki pesawat..Subhanallah, berbanding terbalik dengan pesawat dari Amerika ke Abu Dhabi, pesawat dari Abu Dhabi ke Indonesia sangat penuh sesak, bersamaan dengan saudara kita pulang umroh dan dengan umur yang rata-rata di atas 50tahun, MasyaAllah ramainya, mereka tidak memahami bahasa Inggris dan duduk tidak teratur sesuai kursi mereka, jadi beberapa kali terjadi keributan. Pun saya dan hubby tidak bisa duduk bersebelahan, karena kursi yang tersisa sangat terbatas. Pesawat berangkat dalam keadaan full, meskipun sama-sama berbendera Etihad tapi perbedaannya jauh sekali dengan pesawat yang membawa kami dari Amerika..hiks.
  Kebetulan sebelah kiri saya ada sepasang bule Belanda yang sedang menuju dan berencana backpakeran keliling Indonesia selama 6bulan dalam rangka Haneymoon, mengobrollah kami bertiga, lumayan gratul-gratul, karena Inggris bukan bahasa ibu kami bertiga justru malah nyambung, sesekali dengan bahasa tarzan pun kami lakukan..hahaha, pengalaman yang menyenangkan.
  Tak terasa mendarat kami di Bandara Sukarno-Hatta.., Alhamdulillah..
Welcome Home

  Memasuki kota Jakarta tepat tengah malam, dan kami harus bermalam di hotel terdekat Bandara karena tidak memungkinkan untuk langsung pulang ke Surabaya. Team FFI pun
telah menyiapkan menu Bakso dan Rendang favorite kami, yang selama 2minggu tidak kami sentuh. Tanpa babibu, hanya cuci kaki dan tangan, kami segera menyantapnya hingga tandas tak tersisa, Alhamdulillah lezat sekali.

  Pagi menjelang, jam 6 tepat kami telah siap, segera bersantap sarapan pagi dengan menu Indonesia tentunya. Jam 7 kami menuju Bandara, pesawat Garuda akan segera menerbangkan kami pulang ke pelukan anak-anak kami tercinta. Sangat merindukan mereka, belum pernah seharipun saya meninggalkan mereka kecuali saat melahirkan. We miss our kiddos so much.

  Alhamdulillah, kami telah pulang dengan Selamat, berhamburan mereka keluar dari rumah untuk menyambut kami berdua. Langsung saja saya menciumi dan memeluk mereka secara bergantian. Alhamdulillah mereka dalam keadaan sehat walafiat tidak kurang sesuatu apapun. Terimakasih untuk Ibunda dan juga Emak yang sudah menjaga titipan dari kami dengan sangat baik.

  Perjalanan yang sangat menakjubkan sekaligus melelahkan yang barusaja kami nikmati adalah karunia terindah dari Allah Azza Wa Jalla yang kami peroleh tahun ini, semoga di tahun depan kami masih akan mendapatkan kesempatan lagi untuk memperoleh Reward dari supplier rekanan kami, dan harapan kami ibadah umroh yang sudah kami rencanakan di Tahun 2015 dapat terealisasikan..aamiin

  Doa dan Harapan akan selalu membuat kami yakin untuk menjalani hidup dengan memiliki tujuan, Allah akan selalu mengabulkan doa-doa hambaNya yang mau bersungguh-sungguh baik ikhtiarnya maupun tawakalnya..InsyaAllah

Tulisan ini saya dedikasikan untuk Diri Sendiri, Keluarga dan Dea Wijaya Toserba, sebagai pengingat bahwa saya pernah meraih prestasi segemilang ini dalam kehidupan saya.

Advertisements

2 thoughts on “AMOR Royalty from FFI – part 5 (New York City, USA)

  1. Tulisannya sedikit membantu saya dalam melakukan riset kota New York. Sangat bagus kirimannya. Tapi ada beberapa hal yang saya harapkan tentang kota New York tidak terdapat di tulisan ini. Sangat disayangkan. Tapi saya berterima kasih atas tulisan ini šŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s