Lucky Number Seven

  “Rasa takut yg ditimbulkan oleh sesuatu yang baru, redakan dengan prasangka baik, persiapan matang, dan keberserahan pada Yang Kuasa. #hikmah”

image

  AllahuAkbar, takbir itu berkumandang terus di dalam hati, saat kabar tentang keberhasilan Belva yang mampu menembus 7besar dalam olimpiade bahasa Inggris yang diadakan IAIN.
  Pagi itu seperti biasa, sebagai media social buzzer, saya tidak pernah absen untuk mengintip FB and Twitter untuk update status atau sekedar sebagai silent reader. Tiba-tiba di grup SMPI Raudlatul Jannah, Ustadz Dewa, english teacher Belva mengumumkan bahwa Belva telah berhasil menembus 7besar diantara 180an peserta olimpiade bahasa Inggris seJawa Timur..Alhamdulillah.
  Sejak awal memutuskan kakak masuk disekolah SMPI Raudlatul Jannah, saya sudah diinvite oleh Kepala Sekolahnya, ustadzah Wahyu untuk bergabung di grup SMPI, senangnya dapat memantau kegiatan sekolah dan seperti apa kualitas ustadz/dzahnya. Sudah menjadi komitmen saya bahwa saya harus ikut terlibat dalam pendidikan anak-anak disekolah. Alhamdulillah, dari mulai Belva sebagai murid SMP, Reva sebagai murid SD serta Mika sebagai murid TK berada dalam naungan satu perguruan Islam Raudlatul Jannah, terlihat sekali kesenioran saya bukan..hahaha, sangat beruntung mengenal dekat hampir keseluruhan ustadz/dzah anak-anak. Dengan mengenal mereka lebih baik dan intens membuat saya tanpa sungkan untuk berkonsultasi dan bersama-sama turut mengembangkan potensi yang mungkin terlihat disekolah tapi tak terlihat dirumah, begitupun sebaliknya.
  Seperti saya pernah ceritakan mengapa Belva yang sangat cerdas dan berprestasi itu harus masuk dan tercatat di SMP yang hampir tak terdengar, karena saya sebagai orang tua tahu betul apa yang dibutuhkan Belva dan saya yakin Radja dapat memberikan yang terbaik untuknya, InsyaAllah. Sebagai salah satu alasan utama adalah Belva terlalu pasif, pendiam dan pemalu. Harapan saya dengan sekolah yang eksklusif seperti ini Belva bisa belajar lebih berani dan jelas anak cerdas seperti Belva akan menjadi aset Sekolah, walau tidak diperlakukan berbeda dengan yang lain tapi setiap ada kompetisi, Belva akan menjadi pilihan utama, kebetulan kompetisi pertama yang diikutinya adalah Bahasa Inggris, yang merupakan passionnya. Bukan karena saya ambisius ingin Belva jadi pemenang tapi lebih kepada mengasah potensi dan keberanian unjuk gigi semata. Dan Alhamdulillah, terbukti Belva dapat menjadi 7besar diantara 180an peserta seJawa Timur dan cukup membuat Sekolah Radja menjadi terlihat diantara sekolah-sekolah favorit yang lain. Seandainya Belva terdaftar sebagai murid sekolah termahal atau terfavorit sekalipun belum tentu dapat kesempatan seperti ini, karena saya hafal betul seperti apa Belva, pasif dan pendiam, membuat dia semakin tak terlihat walaupun potensi besar itu ada pada dirinya. Walaupun saya mampu untuk menyekolahkan ke Sekolah Mahal dan Belva pun mampu menembus Sekolah Favorit, tapi kalau hanya menjadi anak rata-rata buat apa, sangat disayangkan Allah telah memberikan karunia sebesar itu kepada kami dan Belva, tapi kami sia-siakan.

image

  Sekali lagi sekolah terbaik itu bukan sekolah termahal ataupun sekolah terfavorit tapi sekolah yang dapat mengembangkan potensi anak didiknya dengan baik. Kesempatan yang diberikan sekolah kepada Belva ini sebagai langkah awal prestasi-prestasi berikutnya. Semoga kedepan Belva akan lebih banyak memiliki kesempatan berlomba di olimpiade-olimpiade terutama dibidang bahasa Inggris dan Matematika sebagai passion dan bakat besar yang dimilikinya. Dan kelak di jenjang SMA dapat mencapai target mengikuti lomba debat dalam bahasa Inggris, itu akan sangat membahagiakan Belva pribadi dan sebagai kebanggaan kami, Orang Tuanya, InsyaAllah ^__^

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s