Happy 17th Birthday Dea Wijaya Toserba

image

Alhamdulillah, segala puji syukur kami sekeluarga atas nikmat karunia Allah yang tiada henti tercurah. Tiada kata yang sanggup terucap kecuali hanya rasa syukur yang terus menerus setiap saat setiap waktu.
   Tak terasa 17th sudah umur toserba Dea Wijaya, umur seventeen menunjukkan memasuki umur dewasa, walau belum bisa dikatakan mature.
   Jika dirunut ke belakang, Toserba Dea wijaya ini hasil perkembangan toko kecil kami digarasi rumah sebagai prototipe awalnya yang memiliki visi dan misi membagun toko kelontong yang awalnya selain menyediakan kebutuhan penduduk sekitar juga menyediakan lahan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Alhamdulillah, selama ini kami menjadi jujukan masyarakat sekitar dalam menyediakan belanja bulanan serta pegawai kami pun mayoritas adalah anak-anak muda tetangga disekitar kami.
   Saat itu saya masih duduk di semester 3 dan barusaja mendapatkan ilmu tentang manajemen. Awal pendirian memang sempat menggunakan manajer, karena saat itu saya masih fokus kuliah, setelah 1tahun dan sering terjadi penyimpangan manajemen perusahaan kami ambil alih, saya dan diback up ibu. Jatuh bangun, tertatih-tatih berjalan, maklum masih bayi, yang baru saja belajar berjalan, tetapi tetap semangat dan wajib berusaha bangun kembali jika terjatuh. Tidak ada kata menyerah, apapun rintangan wajib dihadapi dengan tegar. Mulai urusan supplier, perbankan hingga Birokrasi..fiuuuhhh.
  Setelah saya menikah, mulai beban itu dapat terbagi. Bersyukur sangat memiliki hubby yang berkarakter kuat, pekerja keras dan sayang keluarga. Walau rintangan dan hambatan datang silih berganti, dapat kami lalui dengan baik. Justru kami sering mendapatkan oportunities dari hambatan yang ada, selama kita mampu tetap fokus dengan solusi bukan pada masalah yang ada..In Sha Allah selalu ada jalan keluar.
  Dengan umur 17th harapannya Dea Wijaya dapat segera membuka cabang selain membesarkan dan memperluas pasar Grosiran. Sebenarnya wacana cabang sudah jauh-jauh hari kami munculkan, sejak tahun 2000, tapi Ayah sebagai komisaris tertinggi menolak wacana tersebut, pertama karena Ayah lebih tertarik mengembangkan usaha disatu tempat dengan membeli tanah sebelah Dea Wijaya yang pada saat itu memang ditawarkan kepada beliau, alasan kedua, beliau tidak gampang percaya orang lain, dan hanya percaya saya dan hubby, jika saya harus mengurus cabang siapa yang mengurus pusat..hadehh. Baiklah Ayah, mari kita besarkan disatu lokasi saja.
  Memasuki tahun 2000 setelah lahan Dea Wijaya diperluas, masalah demi masalah mulai bermunculan, mulai dana segar yang kurang mencukupi hingga persaingan yang makin padat di daerah kami. Mulai bermunculan retailer-retailer baru yang lebih dekat dengan kawasan padat penduduk. Kebetulan memang lokasi toko kami agak keluar dan lebih dekat dengan raya, sebelum customer sampai di toko kami sudah dihadang oleh kompetitor. Ya Allah apa yang musti kami lakukan, toko makin sepi dan kekurangan dana. Disaat yang lain ada mantan murid ibu yang mencoba menawarkan dana usaha dari bank BCA, baik Ayah maupun Ibu masih sangat awam dengan yang namanya hutang, tapi tak ada pilihan lain.
Mulailah hutang usaha itu dijalankan bukan untuk menambah artikel atau jumlah produk tapi lebih diprioritaskan untuk pengembangan Grosir yang mulai dirintis hubby. Grosir pilihan utama kami karena kami tak punya cabang, terpaksa harus mencari teman dalam upaya mendapatkan harga produk yang kompetitif. Bukannya jika pengambilan lebih banyak diskonpun lebih banyak, agar kami dapat menghadapi persaingan.
  Setelah melalui fase babad alas, bertransformasi dari Retailer murni ke semi Grosir, dengan perjuangan berat, melibatkan keringat, darah dan air mata, semua telah tercapai sekarang. Apa yang telah kami perjuangkan menunjukkan hasilnya sedikit demi sedikit. Semua kerja keras dan pengorbanan serta doa-doa yang terlantun setiap saat setiap waktu terbayar sudah, semakin meyakini Allah tidak akan tinggal diam melihat hambanya bersungguh-sungguh dan ikhlas menjalani takdir dalam menggapai mimpi, AllahuAkbar!!. Dan semoga kedepan dapat terus berkarya dan berbagi..^___^

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s