Maafkan Mama ya Kak

image

KEMARIN

  Siang itu saya terima sms dari Swing musik tentang berubahnya jadwal les keyboard Reva dan Belva, yang mengabarkan kak Dewi sang pelatih tidak dapat melatih hingga malam, jadi jam les maju yang seharusnya jam 18.00 berubah menjadi jam 15.00. Saat itu saya berfikir okelah, Bel dan Rev pasti sudah istirahat karena kebetulan Bel sedang UTS pulang jam 14.00 bersamaan dengan Rev.
  Pulang dari toko dan baru saja masuk rumah jam 15.00, harapan saya mereka sudah siap, ternyata Rev barusan selesai mandi dan Bel barusan pulang. “Ayo kak, cepetan mandi, Reva berangkat dulu ya nak”, kata saya tergopoh-gopoh. Rev jawab,”aku capek ma, tadi lho eskulnya lari-lari dan lompat-lompat”, lanjut Bel,”aku capek ma, aku barusan pulang, dan ada les tambahan”. Saya pun panik dengan sedikit naik nada bicara, mulai deh ngoceh,”mama tidak pernah meminta lebih dari kalian, cuman les musik ini satu-satu nya dan kak Dewi juga tidak pernah mengubah jadwal kecuali baru sekali ini. Coba kalian liat teman-teman kalian, orang tua mereka menyuruh les macam-macam dan mereka tidak mengeluh. Pulang sekolah langsung les math, english dll, tapi kalian tidak kan?”..”Tapi aku capek ma,”Bel menjawab diikuti dengan tangisan. Reva bilang,”ayo ma berangkat aku sudah siap”. Saya berkata dengan nada agak turun karena sebenarnya tidak tega melihat Bel menangis,”kak Bel istirahat bentar ya trus mandi, setelah mama antar Rev, mama jemput kamu”, Bel tidak menjawab sepatah katapun hanya menangis saja.
  Alhamdulillah perumahan kami menyediakan sekolah dan tempat les yang sesuai dengan keinginan kami. Sekolah Islam dengan visi dan misi yang sesuai dengan kami sebagai orang tua, tempat les musik yang dekat pula, sebagai sarana pengembangan bakat dan modal anak-anak sebagai penyeimbang agar tidak gampang stress karena tekanan sekolah jaman sekarang yang lumayan berat.
  Tiba dirumah kembali dengan harapan Bel sudah siap, tapi ternyata dia masih tiduran dikasur dengan menutupkan bantal dikepalanya. Saya mencoba berbicara lembut,”kak, jadi gak lesnya?”. Bel tetap pada keputusannya minta ganti hari atau tidak sama sekali,”Ma, aku capek, tadi disekolah ada tambahan latian untuk English Competition, besok juga, jadi aku pulang terlambat lagi, trus nilai UTS Al Islam dan Inggris ku tertinggi ma, 100, tapi IPA tertinggi ke3, cuma 85, semua remidi kecuali 6orang untuk IPA”. Saya menatapnya dengan lembut sekaligus bangga,”maapkan mama ya Kak? Sudah marah-marah tadi, mama bangga sama kakak, mama menyesal, mama selalu tidak tanya dulu, dan membuat keputusan sendiri. Sekarang istirahatlah, biar jam les kamu dipake adek Rev, kamu les minggu depan saja”.

HARI INI

Bel telfon ke toko,”mama, tadi latian english lagi, kata ustadz Dewa speaking aku lancar dan bagus banget, klo ngomong ada z-znya gitu, vocabnya juga banyak *Bel cerita sambil terengah-engah, kliatan kalau dia barusan pulang dan masuk rumah, tapi sangking excitednya gak mau nunda sampai mama nya ini pulang*, lanjutnya lagi,”UTS PKN ku 98 dan Math ku 100, tertinggi ma”..
“AllahuAkbar, Alhamdulillah, I love you kak, you always make your mom proud and happy, anak hebadh”..muaacchh, “tunggu mama pulang ya kak, nanti kalian bertiga akan mama beri ciuman terhangat dari Mama, dan sebagai hadiah mama masakin steak ajah ya..hehe”
 
Ya Allah, ampuni hamba, terkadang hamba tidak melihat dan mensyukuri apa yang sudah ada didepan mata, justru masih terus berambisi dengan mendefinisikan kebahagiaan saya adalah kebahagiaan anak-anak padahal mereka tersiksa. Jadikanlah hamba orang tua yang bijaksana, tidak memaksakan apa yang menjadi keinginan saya kepada anak-anak, kebahagiaan mereka adalah kebahagiaan saya, bukan sebaliknya. Ampuni saya ya Allah..aamiin

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s