Back to School..Yay!

  Horeee, kak Belva sudah kelas 7, kak Reva naik kelas 2 dan adek Mika naik ke kelas TK kecil. Seminggu ini disekolah masih acara MOS, jam sekolah masih sangat pendek, karena masa-masa pengenalan dan bertepatan dengan puasa juga. Alhamdulillah anak-anak menikmati kelas dan teman-teman baru nya. Dan yang paling saya takutkan tidak terjadi, yaitu Mika akan kesulitan beradaptasi, karena di kelas TK kecil ini jumlah anak dalam satu kelas adalah 2xlipat dari PlayGroup, ternyata Mika dengan sangat cepat beradaptasi dengan teman-teman barunya..Subhanallah.

    Reva lain lagi ceritanya, hari pertama dilalui dengan riang karena teman kelas 1 yang kebetulan dekat dengan dia kembali dikumpulkan dalam satu kelas. “Ustadzah-ustadzah ku lucu juga ma, seperti ustadz Yunus”, Reva said. Ustadz Yunus adalah wali kelas dia waktu kelas 1, idola Reva dan beliau pandai bercerita. Memang sekolah anak-anak terkenal dengan guru-gurunya yang berjiwa motivator. Alhamdulillah selalu dapat memotivasi anak didik, seburuk apapun keadaannya dan dapat kembali bersekolah dengan normal. Ada kejadian yang cukup membuat geleng-geleng kepala mentertawakan diri sendiri. Reva said,”Ma, aku belom dapat handout, katanya belom bayar sekolah”..Glek, lhoh bayar apa ya, kan sudah bayar daftar ulang sekalian bulanan. Saya cek ke bagian keuangan sekolah, Ya Allah ternyata yang saya bayar hanya uang sekolah Belva untuk masuk SMP dan Mika untuk masuk TK dan akhirnya untuk Reva kelupaan buat daftar ulangnya. Doh, gegara mama punya banyak anak nih, komen ustadzah bagian keuangan..wkwkwk,  Maklumnya ajah Ust :p
 
   Untuk Kak Belva walaupun masih dalam satu perguruan, teman-temannya juga banyak yang baru. Dan Alhamdulillah Belva juga dapat menikmati suasana yang baru tanpa kesulitan. Hanya saja ada masalah dengan seragamnya, salah satu atasan krem untuk hari rabu dan kamis misplace, sempat saya tanyakan di bagian pembagian seragam katanya sudah diberikan dan seperti biasanya cerobohnya saya tidak mengecek saat penyerahan dan serah terima ke penjahit. Duh, kak Belva merasa takut karena besok Rabu seragamnya akan dipakai, meski masih MOS dan ada beberapa temannya yang belum berseragam, tetap membuat kak Belva tidak nyaman, karena kedisplinan dan kepatuhan yang sangat tinggi kak Belva jadi panik. Ah, Semoga nanti kami dapat mencarikan yang mirip dengan warna dan model seragam. Sebagai gantinya terpaksa beli lagi kain seragam dan ke penjahit lagi, semoga mingu depan sudah ready to use, agar kak Belva dapat tersenyum lagi. MOS disekolah anak-anak tidak mengenal perploncoan, yang mana sudah dilarang juga oleh pemerintah, karena memberatkan siswa baru secara fisik dan psikologis. Membuat orang tua repot juga untuk mencarikan bahan-bahan untuk ospek belum lagi gap antara yunior dan senior yang membuat siswa baru stress. So, selama dua hari ini tugas Belva cuma menulis, review kegiatan MOS disekolah. Jadi kebetulan sekali Belva juga sedang saya paksa untuk belajar menulis di Blog yang sudah dibuatnya. Belva juga merasa nyaman tanpa beban untuk bersekolah, itulah tujuan pendidikan seharusnya. Anak-anak dapat menyerap ilmu dengan baik tanpa merasa tertekan.
  
    Dan terakhir, doa mama untuk anak-anak hebat Mama, Semoga ilmu yang kalian peroleh setahun kedepan dapat memberikan keberkahan demi kemajuan kalian dimasa depan dan dapat berprestasi lebih baik lagi di sekolah..aamiin ya rabbal alamiin

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s