Memilih Sekolah yang Terbaik

image

Alhamdulillah Belva telah melewati fase terberat semasa di jenjang dasar, yaitu momok yang berbentuk UNas..*eh, tapi Belva nya nyantai koq*.. Saat-saat berat yang mungkin dirasakan juga sebagian orang tua yang anaknya sedang menghadapi Ujian baik jenjang SD, SMP dan SMA. Bagi sebagian ortu dan anak yang sama2 ambisius porsi tekanan/stress akan lebih tinggi dibandingkan yang santai seperti saya. Belum lagi masalah memilih sekolah fav dan tidak fav, tentu ortu akan lebih menekan anak untuk mendapatkan nilai yang memungkinkan guna masuk sekolah fav, tentang pemetaan sekolah kawasan dan peraturan daftar masuk pake inet, serta lain-lainnya…Hadeh, males kalo saya mah mikir beginian..hahaha

  Memiliki anak yang cerdas adalah suatu karunia yang terindah dari Allah SWT, sebagai titipan yang terindah wajib kita jaga dengan baik agar yang menitipkan tidak merasa kecewa atau marah jika kita tidak amanah. Menjadi ortu yang amanah tidaklah mudah, seperti kita tahu bahwa seorang Ibu adalah Madrasah utama buah hati, dari semua tanggung jawab yang ada, termasuk didalamnya memilihkan sekolah yang tepat. Sekolah yang tepat dan terbaik itu seperti yang bagaimana? Itu semua tergantung dari latar belakang, tujuan dan pengetahuan orang tua, apalagi memiliki anak di jenjang dasar, boleh kita berdiskusi tanpa mendikte dan tetap wajib mengarahkan anak..

  Sebelum benar-benar mantap memilihkan SMPI Raudlatul Jannah yang notabene almamater lama sekolah dari mulai PG, TK dan SD, selain sholat hajat sebagai jurus langit meminta petunjuk langsung kepada Allah SWT, saya menggali banyak ilmu tentang parenting, education dan financial juga. Referensi bacaan banyak saya dapatkan gratis dari Twitter, Alhamdulillah, salah satu benefit bersosial media adalah memperoleh banyak ilmu, gratis pula *yee, teteup*..

  Salah satunya ulasan ahli psikologi yaitu bunda Romi yang terdapat di artikel @ParentingINA, Bunda Romi menyarankan untuk tidak silau pada label sekolah favorit. Karena dalam memilih kurikulum sekolah, ada beberapa hal yang harus diperhatikan; (1) visi dan misi orang tua, karena kami lebih menekankan pendidikan agama sebagai pondasi pendidikan anak, Shalih/hah adalah harga mati, maka Belva wajib kembali ke sekolah Islam.. (2) melihat jangka panjang, apakah sekolah berkesinambungan dari mulai jenjang dasar, menengah dan seterusnya, alasan ke2 bagi kami untuk kembali ke almamater sekolah Belva yang lama.. (3) financial, sebagai orang tua kami mencoba realistis, sekolah tidak hanya sampai jenjang SMP saja, masih banyak jenjang dan kebutuhan sarana prasarana sebagai penunjang passion di luar sekolah yang wajib kami sediakan, belum lagi biaya pendidikan yang terus merangkak naik seiring inflasi,..Alhamdulillah Belva memiliki kesempatan memperoleh Beasiswa 100% dan tentu saja anugerah ini harus kami manfaatkan dengan baik.. (4) jarak, seperti yang pernah saya baca tentang tips memilih sekolah dari motivator mindful parenting Melly Kiong, faktor yang paling utama dalam memilih sekolah adalah jarak rumah ke sekolah, karena mulai dari anak bangun tidur, cara orgtua membangunkan mereka itu stress sudah dimulai, belum lagi irama teriakan dipagi hari yang menyakitkan kuping anak, belum lagi perjalanan macet jauh dan masih ngantuk, sampai sekolah telat dapat sanksi. Kebayang anak harus belajar dengan stress yang tak terkendali. belum lagi tekanan harus juara, nilai terbaik…wow bayangin ajah.., Sekali lagi sekolah yang dekat akan memberikan peluang kita untuk lebih mengerti kebutuhan anak-anak kita, dan kita dapat mengerti siapa yang sedang bergaul dengan anak-anak kita dan apa yang lagi trend dalam pergaulan mereka. Mari belajar sadar dan selalu kembangkan kesadaran itu…Alhamdulillah jarak rumah dengan Sekolah Belva yang baru sangat dekat, cukup bersepeda saja, dengan terhindarnya dari rasa capek berlebihan diharapkan Belva dapat memanfaatkan waktu luangkan demi mengembangkan passionnya..(5) kurikulum dan fasilitas yang ditawarkan. Apa yang akan dilakukan selama setahun ke depan, apa saja yang akan diperoleh anak, dan bagaimana cara mengevaluasi belajar anak. Kenali juga guru-gurunya, apakah gurunya punya passion untuk mengajar, cara mengajarnya seperti apa, apakah guru mengajak anak menjadi kreatif atau tidak.. Karena kami sebagai orang tua sudah sangat puas dengan hasil pendidikan sekolah selama di SD sudah sangat wajar jika kami memilih jenjang berikutnya di Almamater yang sama, karena kami sangat mengenal kurikulum yang diterapkan, fasilitas, dedikasi dan loyalitas para guru, Bodohlah kami jika ingin gambling menyekolahkan ke sekolah yang sama sekali baru sedangkan yang lama sudah memberikan hasil terbaik..(6) cocok di hati anak, Belva sangat welcome dengan pilihan kami orang tua nya, mungkin karena sebelumnya telah kami berikan wawasan dan kami ajak berdiskusi..Alhamdulillah
Sekali lagi, saya kutip dari Mindful Parenting “Pilihlah sekolah yang best output, yg membuat anak-anak kita dari tidak bisa apa-apa menjadi bisa, bukan best input yang membawa anak masuk dalam kondisi yang mengharuskan mereka berkompetisi dengan melupakan tahap perkembangan sosialisasinya”

  Terakhir hanya doa yang dapat kami panjatkan kehadirat Allah atas semua nikmat dan karunia yang sedemikian besar untuk keluarga kami, semoga sekolah yang menurut kami adalah yang Terbaik mendapat Ridha Allah sehingga kelak Belva menjadi generasi islami yang memiliki asas akidah mantap, asas akhlak subur, asas ibadah kuat, asas syar’i teguh dan semoga dapat menjadi khalifah rahmatan lil alamin seperti Rasullullah SAW..aamiin allahumma aamiin

Advertisements

2 thoughts on “Memilih Sekolah yang Terbaik

  1. Alhamdulillah Mak, klo memang terinspirasi, saya termasuk mama antimainstream klo mama2 diluaran sana berebut masuk sekolah fav, saya malah daftarin anak ke sekolah agama yang sederhana, yang penting anak nyaman dan tersalurkan potensi nya..hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s