Sepasang Bidadari yang Pertama

Thanx for Loving me Mom and Dad
Meminjam istilah dari 7 keajaiban rezeki by Ippho Santosa, Sepasang Bidadari adalah (1)orang tua/mertua dan (2)pasangan hidup. Kewajiban dari seorang anak adalah berbakti kepada kedua orang tua. Seperti yang telah Allah SWT firmankan dalam Al’Quran, “Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun, bersyukurlah pada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu. (QS. Luqman: 14)” dan Rasulullah Muhammad SAW bersabda, Dari Abdullah Bin Mas’ud berkata: Aku bertanya kepada Rasulullah: Amalan apakah yang dicintai oleh Allah Beliau menjawab: Sholat pada waktunya. Aku bertanya lagi: Kemudian apa Beliau menjawab: Berbakti kepada kedua orang tua. Aku bertanya lagi: Kemudian apa Beliau menjawab: Jihad dijalan Allah. (HR. Al-Bukhari dan Muslim). Dan masih banyak lagi hadist Nabi yang menjelaskan betapa kewajiban qt untuk berbakti kepada orang tua adalah suatu keharusan.
Itulah mengapa salah satu pintu rezeki yang memudahkan rezeki qt mengalir lancar adalah doa atau restu orang tua, dan betapa pentingnya qt menyatukan/menyelaraskan mimpi dengan orang tua. Apalagi seperti diri q ini, usaha keluarga yang dibangun sejak lama dan orang tua pun mempercayakan nama dan diri ini sebagai pemegang kekuasaan tertinggi, sudah sepatutnyalah diri ini bersyukur tiada henti, dipercaya orang tua, yach walau sekedar De Jure karena De facto nya masih tetap orang tua sich..hehe, tetep Alhamdulillah. Walaupun terkadang, sering juga berbeda pendapat hingga rasanya ingin melepaskan tanggungjawab ini, tapi sekali lagi dan lagi aq melemah dan kembali menjalankan kewajiban q.
Repotnya kalo dewan komisaris merangkap sebagai orang tua, ada aja yang salah dengan manajer ini, tapi gak papa dinikmati ajah, sekeras2nya orang tua pasti sayangnya melebihi rasa marahnya, toh sifat orang tua q ini penganut paham “Sing wes Bar yo Bar” artinya yang sudah ya sudah, yang belom boleh dilanjutkan..qiqiqi
Intinya bagaimana pun perbedaan pendapat diantara kami memang lebih banyak aq yang mengalah, q anggap semua ini cobaan dari Allah biar diri q makin pinter, kenyataannya kalo qt fokus ke solusi selalu ada jalan keluar kq, beda kalo fokus ke masalah, ketemu masalah mulu deh, dijamin.. Dan paling q syukuri hingga saat ini adalah ayah membentuk q jadi seorang pengusaha, jadi diri q punya kesempatan membuka lapangan pekerjaan seluas2nya dan mempunyai kesempatan untuk bebas financial dan yang paling penting, aq bisa membagi perhatian q lebih banyak untuk keluarga, suami dan anak2 q. Seandainya aq jadi pegawai orang gak mungkin kali anak q bisa q urus dengan baik seperti sekarang, Alhamdulillah semua karena karunia dari Allah semata, melalui ayah, aq bisa seperti sekarang. Terimakasih Ayah dan Ibu, I loph you pull dweh..muaaacchh

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s